Home / Kabar Daerah

Senin, 26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tak Digaji 8 Bulan, Kader Posyandu Mekarjaya Sukabumi Terpaksa Hentikan Layanan

Ilustrasi kegelisahan kader Posyandu Desa Mekarjaya yang menanti hak insentif berbulan-bulan / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pelayanan kesehatan dasar di Desa Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, terancam lumpuh. Para kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan ibu dan anak mengaku belum menerima insentif selama delapan bulan terakhir.

Seorang warga Desa Mekarjaya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, para kader sebenarnya telah dipanggil ke kantor desa dan dijanjikan adanya perubahan serta rekomendasi anggaran. Namun hingga akhir Januari 2026, janji tersebut tak kunjung terealisasi.

“Katanya nunggu perubahan anggaran. Tapi dari awal tahun sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

Baca: https://mediaaksara.id/tpa-cikundul-bau-menyengat-dlh-ungkap-fakta-sampah-membusuk-hingga-usia-tpa-sejak-1995/

Insentif kader Posyandu diketahui sebesar Rp300 ribu per triwulan atau Rp100 ribu per bulan. Hak tersebut seharusnya diterima oleh 20 kader yang bertugas di empat Posyandu. Ironisnya, insentif tahun 2025 belum juga dibayarkan meski tahun anggaran telah berganti.

“Kami sudah sabar. Tahun sebelumnya juga sempat delapan bulan baru cair. Harapannya tahun ini normal, tapi ternyata sama saja,” ungkapnya.

Kondisi kian memprihatinkan karena Februari 2026 dijadwalkan program pembagian obat cacing yang sangat bergantung pada peran kader Posyandu.

Baca: https://mediaaksara.id/rem-blong-di-tanjakan-baeud-angkot-terguling-di-warungkiara-sukabumi/

“Kalau harus door to door itu berat. Posyandu seharusnya jadi pusat kegiatan,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Warungkiara, Hudirimi menyebut persoalan ini berpotensi mengganggu data dan pelayanan kesehatan balita, ibu hamil, dan anak.

“Untuk sementara pelayanan dialihkan ke rumah bidan desa. Ini solusi darurat, tapi kami berharap masalah ini segera selesai,” ujarnya ditemui di Puskesmas Warungkiara, Senin (26/01/2026).

Baca:https://mediaaksara.id/sukabumi-siap-aktifkan-layanan-darurat-112-aduan-warga-tinggal-satu-panggilan/

Terpisah, Camat Warungkiara Toni Sugiharto membenarkan adanya persoalan tersebut dan menegaskan pihak kecamatan telah memberikan teguran.

“Kami sudah menegur dari jauh hari. Besok kepala desa dan perangkat akan kami panggil untuk klarifikasi,” tegasnya di Kantor Kecamatan.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Mekarjaya belum memberikan keterangan resmi meski upaya konfirmasi terus dilakukan.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

DPU Sukabumi Usulkan Perbaikan TPT Jalan Cibatu–Cicantayan yang Rusak

Kabar Daerah

Laskar Fisabilillah Soroti Pengawasan Miras di Sukabumi, Pemkot Didesak Bertindak

Kabar Daerah

Terjerat Kasus Dugaan Pencurian di Toserba Sukabumi, Driver Ojol Berharap Keadilan Restoratif di Polsek Cibadak

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎