Home / Kabar Daerah

Sabtu, 13 September 2025 - 17:15 WIB

Syukuran Bumi 2025 di Pasir Panjang: Tradisi Panen Momentum Perkuat Pertanian dan Agrowisata Sukabumi

Syukuran Bumi Masyarakat Desa Pasir Panjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Desa Pasir Panjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, menggelar tradisi Syukuran Bumi 2025 selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (11–13 September). Acara ini bukan sekadar pesta rakyat, melainkan wadah mempererat persatuan warga sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian.

Kegiatan dihadiri jajaran Forkopimcam, Anggota DPR RI Selamet, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dadang Hermawan, Kepala UPTD, Ketua DPP Jampang Tendang Makalangan (JTM) Hendra Permana, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Kepala Desa Pasir Panjang, Mamat Slamet, menegaskan tradisi syukuran bumi merupakan bentuk rasa syukur atas hasil panen. Namun, ia menyoroti persoalan serius yang masih membayangi petani, yakni minimnya pasokan air di lahan pertanian tadah hujan.

Baca: https://mediaaksara.id/dedi-mulyadi-tegas-jangan-ada-silpa-efisiensi-anggaran-jabar-200-m-perjalanan-dinas-74-juta/

“Kalau kemarau panjang, sawah kami kering. Bahkan sumur untuk kebutuhan sehari-hari pun ikut mengering,” ungkap Mamat pada Sabtu (13/9).

Syukuran Bumi Masyarakat Desa Pasir Panjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
Syukuran Bumi Masyarakat Desa Pasir Panjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

Di sela acara, para petani juga berdiskusi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan kelompok tani mengenai strategi peningkatan produktivitas. Mamat berharap kerja sama antara petani, penyuluh, dan pemerintah dapat terus terjalin erat demi keberlanjutan pertanian desa.

Ketua Umum Paguyuban Jampang Tendang Makalangan (JTM), Hendra Permana, mengapresiasi keberlangsungan tradisi ini. Menurutnya, syukuran bumi adalah warisan leluhur yang tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan.

Baca: https://mediaaksara.id/dpmd-sukabumi-tekankan-tertib-administrasi-penyaluran-dana-desa-di-kecamatan-lengkong/

“Syukuran bumi adalah warisan leluhur yang wajib kita lestarikan,” tegas Hendra.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dadang Hermawan, melihat potensi lain dari penyelenggaraan tradisi tahunan. Ia menilai, selain menjaga kearifan lokal, syukuran bumi bisa menjadi daya tarik wisata berbasis pertanian atau agrowisata.

“Harapannya, tradisi syukuran bumi mampu memberi nilai tambah bagi sektor pertanian sekaligus pariwisata di desa-desa Sukabumi,” kata Dadang.

 

Sumber : Sadev@

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Fraksi Rakyat Soroti Rencana Batalyon 345 Maung Sancang, Ratusan Petani Bagja Sutra Terancam Terdampak ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil Warudoyong Gelar Karya Bakti Jelang Musim Hujan ‎

Kabar Daerah

151 Siswa-Guru SMKN 1 Gunungguruh Alami Gejala, Dinkes Sukabumi Menunggu Hasil Lab, SPPG dan SMK Belum Respon

Kabar Daerah

‎Ingat! Ketua PWI Jabar Soroti Wartawan Tak Terjebak Kecepatan di Tengah Fenomena Post-Truth

Kabar Daerah

Viral! 151 Siswa dan Guru SMKN 1 Gunungguruh Mengeluh Sakit, MBG Jangan Sampai Berubah Jadi “Makan Bikin Gelisah”

Kabar Daerah

SDN Cimanggu 2 Sukamulya Dikabarkan Akan Direlokasi, Pihak Sekolah: Belum Ada Informasi Resmi ‎

Kabar Daerah

MTs Al Fakhriyah Jampangkulon Borong 13 Gelar di AKSIOMA KKMTs Waluran ‎

Kabar Daerah

Mukerda MUI Sukabumi Dorong Penguatan Keagamaan dan Kerukunan Umat