Penampilan Sanggar Seni Gondang Ciraciu Saluyu asal Kampung Cicariu RT 06/RW 02, Desa/Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Penampilan seniman Gondang asal Kecamatan Cidolog berhasil memukau masyarakat yang hadir dalam acara pelantikan pengurus Jampang Tandang Makalangan (JTM) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kecamatan Cidolog, yang digelar di area Kantor Desa Cidolog, Kabupaten Sukabumi.
Kesenian tradisional Gondang yang dibawakan oleh Sanggar Seni Gondang Ciraciu Saluyu menjadi sorotan penonton. Irama khas tabuhan lesung dan gerak kompak para penabuh menciptakan suasana hangat dan sarat nilai budaya Sunda.
Menurut Rena (35), anggota sanggar sekaligus generasi penerus seni Gondang, kesenian ini merupakan bagian dari warisan turun menurun keluarga dan masyarakat .
“Dulu pimpinan sanggar ini ayah saya. Setelah beliau meninggal, diteruskan oleh paman. Kami masih rutin berlatih di rumah saya di Kampung Cicariu,” ujar Rena usai tampil pada Selasa (28/10/2025).
Sanggar berdiri sejak 1980-an ini kini memiliki sekitar 15 anggota, sebagian besar warga setempat yang mencintai seni tradisi. Meski berjuang di tengah keterbatasan, semangat mereka melestarikan budaya leluhur tetap menyala.
Rena menuturkan, sanggar masih kekurangan fasilitas dan alat kesenian, terutama lesung, yang menjadi alat utama dalam pertunjukan Gondang.
“Seragam juga baru kami miliki tahun ini, itu pun hasil saweran dari anggota. Setiap tampil, kami jarang menerima bayaran tetap, hanya mengandalkan uang saweran untuk perawatan alat,” katanya.
Ia berharap ada perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, khususnya Pemkab Sukabumi, agar kesenian tradisional seperti Gondang tidak punah dan tetap hidup di tengah gempuran budaya modern.
Sanggar Seni Gondang Ciraciu Saluyu yang beralamat di Kampung Cicariu RT 06/RW 02, Desa /Kecamatan Cidolog, dikenal aktif tampil di berbagai kegiatan masyarakat. Kehadiran mereka menjadi simbol gotong royong, kekompakan, dan kekayaan budaya lokal Sukabumi bagian selatan.
Dengan semangat yang tak pernah padam, para seniman Gondang Cidolog terus membuktikan budaya Sunda bukan sekadar warisan, melainkan jati diri yang harus dirawat dan diteruskan kepada generasi mendatang.
Sumber : @ Ja2ng
Redaktur: Rapik Utama







