Home / Seni Budaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:35 WIB

KDM Tegaskan Kasundaan Jadi Energi Peradaban dan Masa Depan Bangsa

“Peuting Munggaran” Hari Jadi Tatar Sunda menampilkan Drama musikal kolosal serta pertunjukan seni sunda dari para seniman tanah air / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan nilai-nilai Kasundaan bukan sekadar identitas etnis maupun romantisme masa lalu, melainkan fondasi ideologis yang memiliki kontribusi besar terhadap pengetahuan, peradaban, dan sejarah kemanusiaan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara “Peuting Munggaran” Hari Jadi Tatar Sunda yang digelar di halaman Gedung Sate, Minggu (17/5/2026) malam.


Dalam sambutannya, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menekankan budaya Sunda harus menjadi energi masa depan yang hidup di tengah masyarakat, bukan hanya hadir sebagai simbol budaya maupun seremoni nostalgia semata.

“Kasundaan bukan sekadar etnis atau kenangan masa lalu. Sunda adalah watak ideologis yang memberi kontribusi bagi pengetahuan, peradaban, dan sejarah kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali membangun harmoni antara manusia dan alam sebagai bagian dari filosofi hidup masyarakat Sunda. Menurutnya, hubungan manusia dengan semesta harus dijaga agar tercipta kehidupan yang seimbang dan berkelanjutan.


“Dalam filosofi Sunda, manusia dan semesta merupakan satu kesatuan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh Jawa Barat dan nasional. Suasana acara semakin semarak dengan penampilan drama musikal kolosal serta pertunjukan seni dari para seniman tanah air yang menampilkan kekayaan budaya Sunda secara megah dan edukatif.

 

Sumber: Disdik Jabar

Fotografer: Fauzan Kesuma

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Seni Budaya

Peuting Munggaran Hari Jadi Tatar Sunda di Gedung Sate, Angkat Filosofi Kasundaan dan Semangat Pajajaran Anyar

Seni Budaya

Resmikan Desa Wisata Tikukur, Bupati & DPRD Sukabumi Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat

Seni Budaya

Festival Tikukur 2026 Luncurkan Desa Wisata Sukajaya, Angkat Budaya dan Potensi Lokal Sukabumi

Seni Budaya

FLS3N SMP 2 Cicurug 2026: Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Pelajar Sukabumi

Seni Budaya

Iket Sunda: Simbol Kesatuan Jati Diri yang Bertahan di Tengah Gempuran Zaman

Seni Budaya

Pencak Silat Militer, Tradisi Bela Diri Nusantara Ditempa Jadi Senjata Tempur Prajurit Kostrad

Seni Budaya

Debus Paguron Taliwangsa Surade: Aksi Ekstrem, Jiwa Muda, dan Semangat Lestarikan Warisan Leluhur Sunda

Seni Budaya

Seniman Gondang Cidolog Tetap Eksis di Tengah Keterbatasan, Wariskan Semangat Budaya Sunda