Home / Peristiwa

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:29 WIB

Sempat Ditutup Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua Kini Bisa Dilalui, Pengendara Diimbau Waspada

Pasca longsor di dua titik wilayah Simpenan, ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua Sukabumi kini kembali bisa dilewati kendaraan / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Akses lalu lintas di ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua, Kabupaten Sukabumi, yang sempat lumpuh akibat longsor, kendati masih beresiko, kini kembali bisa dilalui kendaraan secara fungsional. Material longsor yang sebelumnya menutup badan jalan di dua titik berhasil dievakuasi oleh petugas.

Dua titik longsor tersebut berada di Kampung Pamunguan Cisarakan dan Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Longsor terjadi pada Minggu (11/01/2026) setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari berturut-turut.

Petugas PU sekaligus Penilik Jalan Nasional Bagbagan–Jampangkulon, Deni Wahid Laksmana, mengatakan jalan sudah mulai dapat dilalui kendaraan sejak Senin malam (12/1).

Baca: https://mediaaksara.id/viral-rumah-warga-sukabumi-tak-kunjung-dibantu-gubernur-jabar-kdm-pemkab-belum-ajukan-ke-provinsi/

“Ruas jalan Bagbagan–Kiaradua yang sebelumnya tertutup material longsor kini sudah bisa diakses kembali kendaraan secara fungsional sejak Senin sekitar pukul 20.30 WIB,” ujar Deni, Selasa (13/01/2026).

Pasca longsor di dua titik wilayah Simpenan, ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua Sukabumi kini kembali bisa dilewati kendaraan / Foto: Istimewa
Pasca longsor di dua titik wilayah Simpenan, ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua Sukabumi kini kembali bisa dilewati kendaraan / Foto: Istimewa

Meski telah kembali dibuka, Deni mengimbau para pengendara agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi longsor. Pasalnya, saat ini jalur yang dapat digunakan masih terbatas satu lajur, serta terdapat sisa lumpur tebal di badan jalan.

“Pengguna jalan diimbau ekstra hati-hati. Di beberapa titik masih terdapat sisa material lumpur longsoran yang membuat permukaan jalan licin,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/bpk-temukan-dugaan-rp27-miliar-bem-ptnu-sukabumi-bina-marga-kerja-apa-pengawasan-abai-pembangunan-siluman/

Ia juga menambahkan hingga saat ini petugas PU masih terus melakukan pembersihan sisa material longsor di lokasi, sehingga kemungkinan terjadi antrean kendaraan.

“Petugas masih melakukan pembersihan. Kami mohon pengendara bersabar saat melintas di lokasi,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa longsor terjadi pada Minggu (11/01/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Menurut Deni, titik longsor pertama berada di KM 164+500 wilayah Cisarakan, sementara titik kedua berada di KM 159+100 kawasan Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

 

Sumber: @Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kebakaran Limbah Triplek PT BDJ Cikembar Sukabumi, Damkar Padamkan Api 4 Jam ‎

Peristiwa

‎Lahan Ribuan Meter Persegi di Cibadak Terbakar, Damkar Sukabumi Padamkan Api Dekat Permukiman ‎

Peristiwa

Nekat! Perselisihan Cinta Sukabumi, Remaja 17 Tahun Dianiaya hingga Luka 45 Jahitan di Cibadak 

Peristiwa

Kucing Terjebak di Sumur, Damkar Sukabumi Turun Tangan Evakuasi ‎

Peristiwa

Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya ‎

Peristiwa

KA Pangrango Tertemper Perempuan Lansia di Sukabumi, Perjalanan Sempat Terganggu

Peristiwa

‎18 Bulan Kasus Tabungan Hari Raya Rp225 Juta di Sukabumi, DRS Akhirnya Ditetapkan Polisi Jadi Tersangka!

Peristiwa

Perempuan Terserempet KA Pangrango di Sukabumi, Terjatuh dari Ketinggian