Menu ayam ungkep satu ekor untuk penerima manfaat B3 dalam program MBG di SPPG Jasa Raka Bantargadung, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi menghadirkan menu spesial selama bulan suci Ramadhan. Sebanyak 679 penerima manfaat kelompok B3 (Balita, Ibu Hamil (Bumil), dan Ibu Menyusui (Busui) menerima paket ayam ungkep utuh satu ekor yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jasa Raka Bantargadung.
Aroma ayam ungkep yang dimasak dalam jumlah besar memenuhi dapur SPPG sejak pagi hari, menandai proses persiapan distribusi makanan bergizi bagi kelompok rentan yang menjadi sasaran program tersebut.
Kepala SPPG Jasa Raka Bantargadung, Doni Damara, mengatakan menu ayam ungkep disiapkan secara khusus berdasarkan masukan dari para kader Posyandu dan petugas kesehatan di lapangan.
Menu hari ini memang kami fokuskan untuk kelompok B3, sesuai permintaan ibu-ibu Posyandu dan para kader. Kami dari SPPG Sukabumi Bantargadung Bojonggaling Jasa Raka menyiapkan ayam ungkep satu ekor untuk dibagikan selama Ramadhan,” ujar Doni, Rabu (11/3/2026).
Program B3 merupakan bagian dari skema MBG yang menyasar kelompok Balita, Ibu Hamil (Bumil), dan Ibu Menyusui (Busui). Ketiga kelompok dinilai membutuhkan asupan gizi yang lebih optimal, terutama protein hewani, untuk mendukung tumbuh kembang anak serta menjaga kesehatan ibu.
Pada distribusi hari ini, dapur SPPG menyiapkan 679 paket ayam ungkep utuh satu ekor bagi penerima manfaat B3 di wilayah Bantargadung.
Sementara itu, distribusi makanan bergizi untuk siswa sekolah tetap berjalan seperti biasa, meski dengan penyajian berbeda.
“Untuk sekolah tetap menggunakan menu ayam ungkep juga, tetapi disajikan dalam bentuk ayam potongan. Jumlah penerima manfaat di sekolah mencapai 2.440 siswa,” jelasnya.
Menurut Doni, menu ayam ungkep menjadi menu khusus yang dijadwalkan selama satu minggu di bulan Ramadhan. Setelah periode tersebut, pola menu dan distribusi akan kembali disesuaikan dengan kebutuhan gizi penerima manfaat serta kondisi selama bulan puasa.
Selain itu,Ia menegaskan fleksibilitas menu menjadi bagian penting agar program MBG tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga tetap diminati oleh masyarakat.
“Distribusi dan menu selama Ramadhan akan terus menyesuaikan. Yang jelas kami berupaya memastikan makanan yang diberikan tetap bergizi, aman, dan sesuai kebutuhan para penerima manfaat,” pungkasnya.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







