Home / Kabar Daerah / Nasional

Selasa, 21 Januari 2025 - 15:40 WIB

Rakor Pembinaan Pengrajin dan Pengusaha Batu Hijau Cikembar Sukabumi, Bahas Rumitnya Perizinan dan Pengelolaan Limbah

MEDIAAKSARA.ID- Pemerintah Kecamatan Cikembar mengadakan rapat koordinasi (Rakor) pembinaan kepada para pengrajin dan pengusaha tambang batu hijau yang tergabung dalam Paguyuban Batu Hijau Cikembar. Acara berlangsung di Aula Kantor Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/01/25).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat Wilayah I Cianjur, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Camat Cikembar, kepala desa setempat, serta 60 pengrajin dan perwakilan dari enam hingga delapan perusahaan tambang batu hijau.

Camat Cikembar, Anna Rudianugraha, dikonfirmasi awak media menjelaskan, Bahwa Rakor ini bertujuan untuk membangun komunikasi antara pemerintah dengan pelaku ekonomi di bidang tambang kerajinan batu hijau. Selain itu, Rakor juga menjadi upaya pembinaan terkait legalitas usaha dan pengelolaan lingkungan.

“Sesuai data ESDM Jabar, Perusahaan yang telah memiliki izin ada tujuh. Sedangkan pengrajin yang hadir dalam Rakor ini kurang lebih 50 orang. Harapan kami, pengusaha yang berizin tetap menjaga komitmen, sementara bagi pengrajin, kami upayakan solusi agar mereka memiliki naungan legalitas,” ujar Anna.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menekankan pentingnya langkah strategis untuk menciptakan solusi berkelanjutan bagi para pelaku usaha dan pengrajin. Ia juga mengungkapkan bahwa permasalahan yang dihadapi, terutama terkait izin dan pengelolaan limbah, memerlukan pembahasan lebih lanjut.

“Pendekatan ini penting untuk memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat. Kami juga mendorong agar aturan yang ada dipatuhi dan memberikan panduan agar pengelolaan limbah lebih terarah,” jelasnya.

Sementara itu, Rista, perwakilan dari Paguyuban Batu Hijau Cikembar, menyambut baik kegiatan ini dan berharap adanya tindak lanjut konkret, terutama dalam pendampingan pengurusan izin dan pengelolaan limbah.

“Kami membutuhkan bimbingan tentang cara membuat perizinan yang benar dan solusi untuk pengelolaan limbah. Kami berharap Rakor ini menjadi langkah awal yang positif untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi pengrajin,” ungkap Rista.

Rista juga menambahkan bahwa proses perizinan yang rumit sering menjadi hambatan utama bagi pengrajin. Selain Nomor Induk Berusaha (NIB), masih banyak persyaratan lain yang perlu dipenuhi, terutama bagi pengrajin kecil yang hanya memiliki fasilitas pemotongan batu hijau.

Rakor ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan solusi berkelanjutan bagi pelaku usaha tambang dan pengrajin batu hijau di Kecamatan Cikembar, baik dari segi legalitas maupun pengelolaan lingkungan. Pemerintah dan dinas terkait berkomitmen untuk mengadakan pertemuan lanjutan guna membahas permasalahan ini secara lebih mendalam. (AMD)

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

‎30 Lilin Menyala di Gedung Juang, Doa untuk 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Saat Liputan Erupsi

Kabar Daerah

KONI Sukabumi Tancap Gas, 509 Personel Disiapkan Bidik 90 Medali di Porprov Jabar 2026

Kabar Daerah

Bukan Cuma Knalpot Brong, Forkopimcam Jampangkulon Soroti 3 Potensi Gangguan Kamtibmas

Kabar Daerah

30 Hari Berkarya di Desa Walangsari, KKN Nusa Putra Tinggalkan Jejak dari Pendidikan hingga Fasilitas Madrasah

Kabar Daerah

Tak Sekadar Seremoni! Mojang-Jajaka Sukabumi Ungkap Lilin Kecil di HJKS ke-156

Kabar Daerah

Sekar Budaya HJKS ke-156 Meriah, Euforia Warga Sukabumi Larut Dalam Pesona Budaya Sunda

Kabar Daerah

Hari Pelanggan Nasional, PLN Sukabumi Perkuat Sinergi dengan PT Glostar Indonesia

Kabar Daerah

Sampah Jadi Persoalan Warga Sukabumi, Mahasiswa Nusa Putra Bawa Inovasi Teknologi Tepat Guna