Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi, Wawan Setiawan / Foto: Mediaaksara
MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda terus melakukan berbagai persiapan menyambut agenda pemberangkatan jemaah haji Gelombang I, Kloter 6 yang akan dilaksanakan pada Sabtu (3/5/2025) di Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) Cikembar.
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi, Wawan Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan penataan Aula Bazul Asyhab yang menjadi pusat kegiatan utama.
“Penataan aula sudah dilakukan semenjak tiga minggu. Sekarang sudah siap digunakan untuk persiapan pemberangkatan jemaah haji, khususnya kloter 6 yang akan berangkat Sabtu tanggal 3,” ujar Wawan kepada awak media.
Selain aula, sejumlah perbaikan juga dilakukan di area masjid. Fokus utama adalah sistem pencahayaan dan air yang sebelumnya minim, kini telah diperbaiki secara menyeluruh.
” Perbaikan lampu dan air sudah kembali normal dengan baik. Yang tadinya gelap, sekarang sudah terang-benderang. semua Ini demi kenyamanan para jemaah,” jelasnya.
Fasilitas lain yang tak luput dari perhatian adalah asrama haji. Perbaikan atap bocor, penggantian lampu dan kelengkapan lain dibenahi dengan total anggaran mencapai Rp20 juta.
” Kondisi Pusbangdai sebelumnya memang kurang terawat. Tapi kami berupaya maksimal memperbaikinya meskipun pengelolaannya masih berada di bawah Bagian Kesra,” tambahnya
Ke depan, Wawan menjelaskan bahwa Pemkab Sukabumi tengah mempersiapkan pembentukan Badan Pengelola Aset Keagamaan (BPAK) sebagaimana amanat Peraturan Bupati Nomor 31 Tahun 2016. Meskipun SK teknis belum terbit, namun rapat koordinasi dengan Asisten Daerah I telah dua kali digelar untuk mempercepat proses tersebut.
” Secepatnya akan dibentuk tim teknis yang terdiri dari unsur dinas dan lembaga keagamaan untuk turut menangani pengelolaan aset Pusbangdai agar berkelanjutan menuju Sukabumi Munarokah,” kata Wawan disela peninjauan penataan area Pusbangdai.
Ia berharap, kondisi Pusbangdai yang sebelumnya kurang terawat, ke depan dengan adanya BPAK bisa menjadi fasilitas representatif dan fungsional bagi kepentingan umat, terutama pusat kegiatan kegiatan, selain kegiatan jemaah haji.
” Kami ingin memberikan layanan terbaik bagi para jemaah, khususnya yang lansia dan berisiko tinggi (risti),” pungkasnya.
Reporter : De
Redaktur: Rapik Utama







