Musyawarah Cabang (Muscab) PTMSI Kota Sukabumi 2025/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Mohammad Muraz kembali memimpin Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Sukabumi periode 2025–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PTMSI 2025 yang digelar di GOR Rengganis, Jumat (9/5/2025).
Acara dihadiri Kepala Bidang Dinas Pemuda dan Olahraga, Sekretaris Pengda PTMSI Jawa Barat, serta Ketua Plt KONI Kota Sukabumi, Anton Rachman.
Anton menjelaskan, meski sempat tertunda sejak berakhirnya masa bakti pengurus sebelumnya pada 24 November 2024, Muscab akhirnya bisa terlaksana. Ia mendorong agar seluruh Pengurus Cabang Olahraga segera mengaktifkan organisasinya menjelang Musyawarah Olahraga Kota (Musrkot) KONI.
Baca: https://mediaaksara.id/dualisme-ipsi-sukabumi-koni-jangan-rugikan-aset-prestasi-pencak-silat/
“Sudah tujuh pengcab melaksanakan muscab, dan ke depan lainnya akan menyusul,” ujarnya.
Muraz, sebelumnya menjabat Ketua PTMSI periode 2020–2024, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia mengakui pada periode sebelumnya tidak maksimal menjalankan tugas karena kesibukan sebagai anggota DPR RI.
“Periode lalu saya tidak maksimal. Tapi sekarang saya siap memimpin lebih fokus. Saya minta seluruh pengurus kompak membangun PTMSI ke arah yang lebih baik,” katanya.
Baca: https://mediaaksara.id/bola-leungeun-seuneu-dan-lisung-ngamuk-warisan-budaya-sunda-yang-mendunia/
Muraz mendorong Pengda PTMSI Jawa Barat kembali mengaktifkan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang sudah dua tahun ditiadakan. Menurutnya, ajang itu penting mencari bibit atlet sejak dini.
“Kalau tidak ada O2SN, kita kesulitan mencari bibit atlet dan harus keliling daerah,” ujarnya.
Muraz menekankan satu isu krusial lainnya, yaitu minimnya pelatih profesional di daerah. Ia berharap Pengda bisa menurunkan pelatih atau minimal memberikan program pelatihan.
“Di daerah seperti Kota Sukabumi pelatih sangat minim. Ini PR besar Pengda,” tandasnya.
Koresponden : Her
Redaktur : Rapik Utama







