MEDIAAKSARA.ID – Permainan tradisional Bola Leungeun Seuneu (Boles) dan Ngagotong Lisung Ngamuk resmi tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) sekaligus menjadi seni budaya olahraga tradisional unggulan Provinsi Jawa Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat (DPP) Padepokan Silat Maung Bodas, Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi, Yusup Supandi, yang akrab disapa Ki Icut Metu Geni. Menurutnya, pengembangan seni budaya ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata lokal dan internasional.
“Alhamdulillah, PS Maung Bodas mengalami banyak perkembangan. Salah satunya melalui permainan khas kami, Bola Leungeun Seuneu alias Boles, yang kini diakui secara nasional sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Sementara itu, Ngagotong Lisung Ngamuk telah mendapatkan pengakuan di tingkat Provinsi Jawa Barat,” ungkap Ki Icut.

Pencipta dari dua permainan ini, yakni Bola Leungeun Seuneu dan Ngagotong Lisung Ngamuk, adalah Guru Besar PS Maung Bodas, Prof. Dr. Fajar Laksana.
“Alhamdulillah, penciptanya adalah Guru Besar kami, Prof. Dr. Fajar Laksana. Kami mohon doa agar seni budaya ‘Boles’ dapat masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda tingkat dunia, dan Ngagotong Lisung Ngamuk dapat diakui di tingkat nasional,” harap Yusup.

Lebih lanjut, Ki Icut mengungkapkan bahwa PS Maung Bodas saat ini bermarkas di Ponpes Dzikir Al-Fath dan telah memiliki 29 cabang di berbagai kota dan kabupaten di Sukabumi.
“Agar seni budaya Sunda semakin berkembang, kami berharap pemerintah terus serius membina dan melestarikan seni budaya, termasuk pencak silat. Dukungan ini penting agar budaya kita tetap hidup di tengah arus modernisasi,” ujarnya , beberapa waktu, yang lalu, saat menghadiri Milangkala Sanggar Budaya Cengkok Wijayakusuma di Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Dengan pengakuan ini, permainan tradisional Sunda seperti Bola Leungeun Seuneu dan Ngagotong Lisung Ngamuk berpeluang besar menjadi ikon budaya yang mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.
Reporter : Azriel







