Home / Pemerintahan

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 09:36 WIB

PT Citimu Ajukan Pembaruan HGU 700 Hektare, Dinas Pertanian Sukabumi Ungkap Hasil Penilaian! 

Monev tim Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Usaha Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Eris Firmansyah di Perkebunan Sinduagung di Kecamatan Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – PT Citimu tengah mengajukan pembaruan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan Bojongsoka dan Gunung Wayang atas nama PT. Citimu seluas sekitar 700 hektare yang berlokasi di wil@yah kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi. Dari hasil penilaian tim Dinas Pertanian, posisi perusahaan tersebut saat ini berada di kelas tiga.

Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Usaha Pertanian pada Din@s Pertanian Kabupaten Sukabumi, Eris Firmansyah, mengatakan penilaian dilakukan oleh tim sesuai kriteria yang sudah diatur dalam Surat Keputusan.

“Jadi kita tidak bicara produktif atau tidak produktif, yang jelas posisi sek@rang ada di kelas tiga,” ujar Eris melalui sambungan seluler, Jumat (4/10/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/inspektorat-sukabumi-beberkan-hasil-riksus-desa-estimasi-tgr-capai-ratusan-juta/

Berdasarkan surat keputusan, terd@pat lima kelas penilaian perkebunan, yakni:

Kelas 1 (nilai 80–100),

Kelas 2 (nilai 60–80)

Kelas 3 (nilai 40–60),

Kelas 4 (nilai 20–40),

Kelas 5 (nilai 0–20).

Adapun indikator penil@ian mencakup legalitas, manajemen, pengelolaan hasil kebun, kontribusi ekonomi wilayah, aspek lingkungan, serta kelengkapan berkas pelaporan.

Baca: https://mediaaksara.id/rakor-hgu-pt-citimu-dptr-sukabumi-pemilik-kebun-optimalkan-lahan-dan-pemdes-jaga-sinergi-bersama-perkebunan/

“Semisal HGU sudah kadaluwarsa, maka nilainya di bawah kelas 5. Jadi berd@sarkan SK, tidak ada istilah baik atau buruk, melainkan murni klasifikasi nilai,” jelasnya kepada MediaAksara.

Lebih lanjut, Eris disinggung keuntungan proses pembaruan HGU bagi Pemkab Sukabumi. Menurutnya, selain pemb@yaran pajak tahunan, ada pula kewajiban penyisihan lahan sebesar 20 persen dari luas HGU yang diajukan perusahaan.

Baca: https://mediaaksara.id/rakor-dptr-sukabumi-bahas-pembaruan-hgu-pt-citimu-ketua-bpd-kondusif-soroti-kepastian-hukum-dan-aspirasi-petani-bantargadung/

Terkait kondisi di lapangan, PT Citimu memiliki lah@n sekitar 900 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 hektare ditanami karet, sementara sisanya terdapat komodit@s. “Ajuan yang sekarang akam diperbaharu sekitar 700 hektare,” tambah Eris.

Sebagai upaya peng@wasan, Dinas Pertanian terus mengimbau pihak perkebunan agar eksiting dilapangan sesuai deng@n peruntukan lahan. “Kalau peruntuk@nnya untuk komoditas karet, ya harus dikelola sesuai dengan itu,” tegasnya.

Hingga berit@ diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari PT. Citimu dan BPN Kabupaten Sukabumi. Sedangkan sebelumnya, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Sukabumi telah menggelar rapat koordinasi bersama Camat Bantargadung, empat kepala desa (Bojonggaling, Bantargadung, Buanajaya, dan Limusnunggal), serta Ketua BPD, pada Kamis (2/10/2025). Dalam rapat memb@has tindak lanjut permohonan rekomendasi Bupati atas pemb@ruan HGU PT Citimu di ruang rapat kantor DPTR Kabupaten Sukabumi.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Rakor Bunda PAUD Jampangkulon Perkuat Kolaborasi Wujudkan Layanan PAUD Holistik Integratif

Pemerintahan

Kemenag Sukabumi Teguhkan Komitmen Merawat Persatuan Bangsa pada Hari Lahir Pancasila 2026

Pemerintahan

Paskibra Kabupaten Sukabumi Sukses Kibarkan Merah Putih pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Pemerintahan

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Global

Pemerintahan

Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sukabumi Tegaskan Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Pemerintahan

Srikandi PLN Sukabumi Turun ke Sekolah, Bekali Pelajar Kompetensi dan Motivasi Hadapi Dunia Kerja

Pemerintahan

Bulog Pastikan Bantuan Pangan Tepat Timbangan, Dirut Monev Penyaluran Beras di Sukabumi

Pemerintahan

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 Dibuka di Seluruh Indonesia, Kemnaker Targetkan 30 Ribu Peserta