Bupati Sukabumi bersama PPIHD melepas 62 jemaah haji Kloter 13 menuju Tanah Suci di Pusbangdai Cikembar Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID — Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 13 di Pusbangdai Cikembar, Kamis (7/5/2026).
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, menjelaskan Kloter 13 merupakan kloter gabungan yang terdiri dari jemaah asal Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, dan Kota Bekasi.
“Alhamdulillah hari ini kita memberangkatkan jemaah haji Kloter 13. Ini menjadi momentum pertama penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Setelah tiba di embarkasi, para jemaah dijadwalkan diberangkatkan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (8/5/2026) pukul 04.10 WIB. Selanjutnya, penerbangan menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi dijadwalkan lepas landas pukul 09.10 WIB.
Awalnya, jumlah jemaah asal Kabupaten Sukabumi tercatat sebanyak 65 orang. Namun, tiga jemaah menunda keberangkatan karena alasan kesehatan dan keluarga sehingga total yang diberangkatkan menjadi 62 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 jemaah merupakan lanjut usia (lansia) dengan rentang usia 71 hingga 90 tahun. Jemaah tertua berusia 90 tahun, sementara jemaah termuda berusia 19 tahun yang berangkat menggantikan orang tuanya.
Seluruh jemaah dipastikan telah memenuhi persyaratan kesehatan, termasuk vaksinasi meningitis dan polio, serta sebagian besar telah menerima vaksin influenza.
Panitia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik mengingat suhu di Arab Saudi diperkirakan mencapai 50 derajat Celsius saat puncak ibadah haji.
“Kesehatan harus menjadi prioritas. Jemaah diimbau tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah secara berlebihan, terutama menjelang puncak haji di Armuzna,” kata Abdul Manan.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan dan fokus menjalankan rukun haji.
“Ibadah haji adalah ibadah fisik. Kami berharap seluruh jemaah diberikan keselamatan, kemudahan, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya.
Reporter: @Ade
Redaktur: Rapik Utama







