Suasana petugas PLN melayani pelanggan dalam proses pembayaran listrik di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (16/10). Kolaborasi PLN dibangun bersama KDKMP guna memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto / Foto: Istimewa
BANDUNG, MEDIAAKSARA.ID – PT PLN (Persero) bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong perluasan layanan transaksi kelistrikan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Barat. Kolaborasi ini diharapkan mempermudah akses layanan listrik sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan bagi koperasi.
Dukungan ditinjau melalui kunjungan ke empat KDKMP di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, yakni KDKMP Citaman Nagreg, Bojongloa Rancaekek, Cangkuang Wetan Dayeuhkolot, dan Padalarang, Kamis (15/10/2026).
Bima Arya mengatakan, KDKMP diharapkan mampu memperluas distribusi kebutuhan pokok dan barang bersubsidi agar lebih mudah dijangkau masyarakat desa.
”KDKMP bukan toko retail. Ini adalah infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan pemerintah dan barang-barang bersubsidi. Ini adalah langkah awal, dan kami tentunya akan terus mengevaluasi agar lebih baik,” ujar Bima.
Ia juga mengapresiasi dukungan PLN yang menghadirkan layanan transaksi kelistrikan berbasis Payment Point Online Bank (PPOB) di koperasi. Layanan tersebut memungkinkan masyarakat membayar tagihan dan membeli token listrik dengan lebih dekat.
BACA JUGA :
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menegaskan kolaborasi ini merupakan bagian dari dukungan PLN terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui KDKMP.
”PLN all out mendukung kemandirian koperasi. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi KDKMP untuk menjadi mitra penyedia layanan transaksi kelistrikan bagi masyarakat,” kata Fahrur Rozy.
Menurutnya, layanan PPOB memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi kelistrikan melalui koperasi, termasuk warga yang belum terbiasa menggunakan kanal digital. Bagi koperasi, layanan tersebut juga berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan.
Di tingkat daerah, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pengelola koperasi untuk mendukung kebutuhan listrik serta memperluas akses layanan kelistrikan hingga ke desa.
BACA JUGA :
Prabowo Terima Gubernur URI di Hambalang, 384 Peserta Program Pemimpin Masa Depan Siap Magang 2027
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan PLN berkomitmen menyediakan pasokan listrik yang andal sekaligus mendukung pengembangan layanan kelistrikan melalui KDKMP.
”Kami berharap kolaborasi dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan listrik, sekaligus membuka peluang usaha bagi koperasi untuk tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Joharifin.
Sementara itu, Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi, mengapresiasi penambahan layanan transaksi kelistrikan di KDKMP. Menurutnya, penggabungan berbagai layanan dalam satu tempat dapat memudahkan warga memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperkuat peran koperasi dalam menggerakkan ekonomi desa.
Melalui perluasan layanan tersebut, KDKMP diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat. Sinergi dengan PLN menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan kelistrikan sekaligus memperkuat peluang usaha koperasi di wilayah pedesaan.
PT PLN (Persero) merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang ketenagalistrikan. PLN terus mendorong transformasi bisnis, digitalisasi layanan, pertumbuhan usaha, dan transisi energi untuk mendukung target Net Zero Emissions (NZE), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Sumber : PLN UID Jawa Barat
Redaktur: Rapik Utama 14







