Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata diwawancara awak media/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) 2025 kembali memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di Kabupaten Sukabumi. Tahun ini, sebanyak 11 Lembaga Pendidikan Agama (LPA) dan 4 desa menerima bantuan intervensi dari Kementerian Kesehatan RI, mencakup kategori PKTD Lembaga Pendidikan Agama, PKTD Teknologi Tepat Guna (TTG) Air Minum, dan PKTD Sanitasi.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menjelaskan bantuan PKTD menjadi program strategis pemerintah pusat untuk meningkatkan akses sanitasi, air bersih, serta fasilitas kesehatan lingkungan, baik di desa maupun di lingkungan pesantren.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan PKTD dari Kemenkes RI. Pelaksanaannya di desa dan pondok pesantren sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ujar Boyke pada Kamis (14/11/2025).
Pada tahun 2025, Lembaga pendidikan di Kabupaten Sukabumi menerima alokasi sebagai berikut: PKTD Lembaga Pendidikan Agama (11 LPA), LPA Asshatibiyah Palabuhanratu, LPA Daarul Aitam Cikakak, LPA Assadziliyah Cicurug, LPA Al Hasaniyah Cicurug, LPA Nizamul Quro Cicurug,
LPA Daarul Ahkam Kalapanunggal, LPA Daarussyifa Alfitroh Kadudampit, LPA Al Istiqomah Curugkembar, LPA Al Irfaniyah Kutasirna Cisaat,
LPA Nurul Hikmah Al Mustofa, dan LPA Assirojul Hidayah.
PKTD TTG Air Minum (2 Desa): Desa Ciambar dan Desa Gunung Bentang. Lalu, PKTD Sanitasi (2 Desa): Desa Cianaga dan Desa Sukamaju.
Boyke juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi IX DPR RI, Zainul Munaschin, yang telah berperan besar dalam mengawal dan mengakomodasi penyaluran program ini untuk Kabupaten Sukabumi.
“Terima kasih kepada Bapak Zainul Munaschin sebagai mitra Komisi IX DPR RI yang telah mendorong program ini hadir di Sukabumi. Harapannya, PKTD dapat terus berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan sehat dan generasi hebat menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.
Program PKTD Tahun 2025 ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses kesehatan lingkungan, khususnya di kawasan pendidikan keagamaan dan desa-desa yang masih membutuhkan intervensi sanitasi dan air bersih.
Redaktur: Rapik Utama







