Home / Peristiwa

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:13 WIB

Petugas Keamanan Ditemukan Tewas di Pabrik Pupuk Sukabumi, Cek Penjelasan Polisi dan Keluarga 

Foto: Ilustrasi

MEDIAAKSARA.ID – Seorang pria ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area lahan industri salah satu pabrik pupuk yang berlokasi di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu malam (25/5/2025).

Korban diketahui bernama Yusandi (34), seorang petugas keamanan yang sehari-hari bertugas di lokasi tersebut. Penemuan jasad Yusandi sontak mengejutkan warga dan para pekerja di sekitar pabrik.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Hartono membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

Baca: https://mediaaksara.id/sodetan-jadi-normalisasi-janji-pemerintah-mengalir-bersama-banjir-cidolog/

“Proses autopsi masih berlangsung. Kami belum bisa memastikan apakah ada unsur tindak pidana dalam kasus ini,” ujar Hartono.

Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kesimpangsiuran.

Terpisah, Perangkat Desa Padabeunghar, Ence Rohendi, membenarkan kejadian tersebut.

Baca: https://mediaaksara.id/dpmptsp-sukabumi-dorong-pt-daehan-tertib-amdal-lalin-prioritaskan-solusi-kemacetan-dan-keamanan-pekerja/

“Korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya sekitar pukul 19.00 WIB saat hendak mengantarkan makanan,” jelas Ence saat dikonfirmasi pada Senin (26/5).

Jasad korban ditemukan dalam kondisi terlentang di ruang terbuka area pabrik, sudah dalam keadaan kaku. Dari pengamatan awal, terdapat luka di atas mata sebelah kanan dan darah mengalir dari mulutnya. Bercak darah juga ditemukan di sekitar tubuh korban.

“Mengenai penyebab kematian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis,” tambah Ence.

Baca: https://mediaaksara.id/tni-kodim-0622-sukabumi-perbaiki-jalan-desa-boyongsari-lewat-program-karya-bhakti/

Jenazah Yusandi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati Jakarta untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Sebelumnya, keluarga sempat membawa jenazah ke mess pabrik dan melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT serta diteruskan ke Polsek Jampangtengah.

Kusoy, kepala dusun yang mengenal dekat korban, mengatakan almarhum dikenal sebagai pribadi ramah dan tidak memiliki musuh.

“Kami sering kerja dan main bareng. Tapi saya tidak bisa berspekulasi soal penyebab kematian. Semuanya masih dalam penyelidikan,” ujar Kusoy.

Baca: https://mediaaksara.id/nyaris-ricuh-pra-muskab-ipsi-2025-sukabumi-cek-penyebab-dan-solusinya/

Menurutnya, informasi yang beredar masih simpang siur. Ia meminta agar masyarakat menunggu hasil resmi dari pihak berwenang.

 

Reporter : Juliansyah

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Nekat! Perselisihan Cinta Sukabumi, Remaja 17 Tahun Dianiaya hingga Luka 45 Jahitan di Cibadak 

Peristiwa

Kucing Terjebak di Sumur, Damkar Sukabumi Turun Tangan Evakuasi ‎

Peristiwa

Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya ‎

Peristiwa

KA Pangrango Tertemper Perempuan Lansia di Sukabumi, Perjalanan Sempat Terganggu

Peristiwa

‎18 Bulan Kasus Tabungan Hari Raya Rp225 Juta di Sukabumi, DRS Akhirnya Ditetapkan Polisi Jadi Tersangka!

Peristiwa

Perempuan Terserempet KA Pangrango di Sukabumi, Terjatuh dari Ketinggian

Peristiwa

79 Kasus Narkoba Dibongkar dalam 8 Bulan, Agustus Jadi Periode Tertinggi di Sukabumi 

Peristiwa

Dugaan Penipuan dan Penggelapan di Sukabumi Masih Disidik, Terlapor Jalani Pemeriksaan Polisi