Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mendampingi Ustaz Derry Sulaiman mengunjungi Pesantren Kaligrafi LEMKA (Lembaga Kaligrafi Alquran) , di Jalan Bhineka Karya, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menegaskan Pesantren Kaligrafi LEMKA (Lembaga Kaligrafi Alquran) merupakan salah satu aset kebanggaan Kota Sukabumi yang telah mendapat pengakuan hingga tingkat internasional. Keberadaan LEMKA dinilai menjadi bukti seni kaligrafi Islam Indonesia mampu bersaing dan mendapat apresiasi di kancah dunia.
Hal tersebut disampaikan Bobby Maulana saat mendampingi Ustaz Derry Sulaiman mengunjungi Pesantren Kaligrafi LEMKA, di Jalan Bhineka Karya, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh. Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga :
Selama kunjungan, Ustaz Derry bersama Bobby melihat proses pembelajaran, galeri karya, hingga praktik penulisan kaligrafi yang menjadi ciri khas LEMKA.
Menurut Bobby, kunjungan merupakan bagian dari Program Promosi Wisata (Prosa) yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada tokoh nasional.
“Alhamdulillah, melalui Program Prosa kami memperkenalkan LEMKA kepada Ustaz Derry Sulaiman. Beliau juga memiliki perhatian terhadap seni kaligrafi, sehingga kami ingin menunjukkan potensi Kota Sukabumi memiliki lembaga kaligrafi yang kualitasnya telah diakui hingga tingkat internasional,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, mengenal dan mencintai seni kaligrafi Islam. Bobby juga mengajak masyarakat yang ingin mendalami kaligrafi untuk datang ke LEMKA, baik mengikuti pendidikan maupun sekadar menikmati koleksi karya kaligrafi bertaraf dunia yang dimiliki pesantren tersebut.
Kunjungan juga membuka peluang kolaborasi antara Pesantren Kaligrafi LEMKA dengan Ustaz Derry Sulaiman dalam memperluas syiar seni kaligrafi Islam. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda untuk mempelajari seni kaligrafi sebagai bagian dari warisan budaya Islam yang sarat nilai spiritual, estetika, dan dakwah.
Sumber: Dokpim Pemkot Sukabumi.
Redaktur: Rapik Utama







