PD Aisyiyah Kota Sukabumi dorong kebijakan pro perempuan melalui seminar bertema Suara Perempuan Denyut Peradaban Kota/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID — Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Sukabumi menggelar seminar bertajuk “Silaturahmi Menggerakkan Gagasan Memajukan Kota Sukabumi” di Gedung Pusat Kajian Islam (PUSKI) Kota Sukabumi, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan bertema “Suara Perempuan Denyut Peradaban Kota” itu dihadiri pengurus dan anggota Aisyiyah, Forkopimda, dinas terkait, komunitas perempuan, anggota legislatif perempuan, hingga sejumlah tamu undangan.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sukabumi, Yana Fajar FY Basori, mengatakan seminar tersebut menjadi langkah awal memperkuat gerakan perempuan di Kota Sukabumi.
Menurutnya, organisasi perempuan perlu mendapat dukungan nyata dari pemerintah, terutama melalui penguatan program pemberdayaan yang masuk dalam APBD.
“Kolaborasi organisasi perempuan, eksekutif, dan legislatif sangat penting agar gagasan yang muncul bisa diwujudkan menjadi kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, perempuan saat ini tidak hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga harus aktif memperjuangkan kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat.
Sementara itu, istri Wakil Wali Kota Sukabumi sekaligus anggota Komunitas Restu Bumi, Desi Florita, menyoroti masih tingginya persoalan perempuan di Kota Sukabumi, terutama kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perceraian.
Menurutnya, seminar juga membahas isu perkotaan lain seperti kesetaraan gender, pengelolaan sampah, infrastruktur, hingga transportasi umum.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan organisasi perempuan dan pemerintah untuk mendorong solusi bersama,” katanya.
Wakil Sekretaris PDA Aisyiyah Kota Sukabumi, Santi Septiani, menjelaskan kegiatan menjadi forum temu gagasan perempuan pertama yang melibatkan organisasi perempuan dan pejabat publik perempuan di Kota Sukabumi.
Selain sebagai ruang diskusi, kegiatan juga menjadi bagian dari peringatan Milad Aisyiyah ke-109 dan Hari Jadi Kota Sukabumi ke-112.
Ia berharap forum tersebut menjadi wadah perempuan untuk menyampaikan aspirasi dan mendorong perubahan nyata bagi kemajuan Kota Sukabumi.
Sumber : Sr1
Redaktur: Rapik Utama







