Home / Kabar Daerah

Sabtu, 1 November 2025 - 17:38 WIB

Penilaian P2WKSS Jabar, Desa Gunungguruh Siapkan Kawasan Wisata Alam Lestari Ramah Lingkungan Berbahan Bambu

Kawasan rumah pangan lestari sebagai lokus P2WKSS di Kp. Ciburial, Desa/Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi menyajikan konsep wisata alam ramah lingkungan, agroforestri, dan inovasi karya bambu / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Menjelang dua pekan pelaksanaan penilaian empat besar Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Jawa Barat. Desa Gunungguruh mewakili Kabupaten Sukabumi terus berbenah . Penataan kawasan dilakukan secara maksimal menjelang kedatangan tim penilai yang akan melakukan evaluasi langsung di Kampung Ciburial RT 63 RW 12, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh.

Konsep lokus P2WKSS di Desa Gunungguruh mengusung tema wisata lingkungan, alam, pertanian, dan ramah anak. Sepanjang jalan lintas desa menuju lokus Kampung Ciburial tampak ditata menggunakan bahan alami seperti bambu serta olahan limbah layak pakai. Hampir seluruh elemen dekorasi dan infrastruktur pendukung dibuat dengan bahan ramah lingkungan .

Selain itu, kawasan ini juga menampilkan Agroforestri, yaitu sistem penggunaan lahan yang mengintegrasikan tanaman kehutanan (pohon) dengan tanaman pertanian yang seluruhnya memanfaatkan pupuk hayati dan organik.

Baca: https://mediaaksara.id/dorong-pemerataan-ekonomi-kadisnakertrans-sukabumi-sigit-monev-kawasan-transmigrasi-lokal-di-sagaranten/

Menariknya, di lokasi P2WKSS Gunungguruh terdapat inovasi unik berupa ukiran patung harimau belang (macan) karya seniman pahat batu , Abah Dadang. Karya tersebut menjadi simbol kreativitas warga dan daya tarik wisata baru di kawasan Gunungguruh.

Kawasan rumah pangan lestari sebagai lokus P2WKSS di Kp. Ciburial, Desa/Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi menyajikan konsep wisata alam ramah lingkungan, agroforestri, dan inovasi karya bambu / Foto: MediaAksara
Kawasan rumah pangan lestari sebagai lokus P2WKSS di Kp. Ciburial, Desa/Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi menyajikan konsep wisata alam ramah lingkungan, agroforestri, dan inovasi karya bambu / Foto: MediaAksara

“Konsep yang diterapkan mengedepankan tata kelola hidup harmonis dengan alam. Penggunaan bambu, kayu, dan bahan alami lainnya mencerminkan kedekatan masyarakat dengan lingkungan serta kearifan lokal untuk mengantisipasi bencana seperti gempa bumi karena sifatnya yang fleksibel,” ungkap Iman Rusmandar, Anggota Pokja Tiga Kabupaten Sukabumi.

Iman juga menyampaikan apresiasi kepada Ibu Bupati Sukabumi, Ibu Sekda selaku Ketua Tim P2WKSS, Pemerintah Desa Gunungguruh, jajaran penggerak PKK, Perangkat Daerah serta unsur Forkopimcam atas dukungannya terhadap suksesnya program.

Baca: https://mediaaksara.id/debus-paguron-taliwangsa-surade-aksi-ekstrem-jiwa-muda-dan-semangat-lestarikan-warisan-leluhur-sunda/

“Terima kasih juga kepada Ibu Yuyu yang ditunjuk sebagai motivator guna mendampingi sepuluh dasawisma dalam membantu seratus KK sasaran program P2WKSS menata lingkungan agar tetap resik dan bersih,” imbuhnya.

Ia berharap kawasan P2WKSS Desa Gunungguruh dapat terus berlanjut menjadi program berkelanjutan yang dijaga bersama oleh masyarakat. “Ke depan, keberlanjutan lokasi ini diharapkan menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan perekonomian warga,”pungkasnya pada Sabtu (1/11/2025) dilokasi khusus P2WKSS Desa Gunungguruh.

Hingga berita diterbitkan, Kepala Desa Gunungguruh dikonfirmasi MediaAksara belum memberikan tanggapan resmi perihal perkembangan persiapan penilaian P2WKSS tingkat Jawa Barat.

 

Sumber : ABSW

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Torehkan Sejarah di Sukabumi, Rektor UMMI Prof. Reny Sukmawani Resmi Sandang Gelar Guru Besar

Kabar Daerah

Masker Gratis Dibagikan Dampal Jurig, Dorong Warga Waspadai Debu Vulkanik

Kabar Daerah

Abu Vulkanik Ganggu Jalan di Sukabumi, Polisi Kerahkan Water Cannon untuk Bersihkan Debu

Kabar Daerah

Polsek Cibadak Bagikan 250 Masker Gratis di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau ‎

Kabar Daerah

KKN Mandiri Universitas Nusa Putra Tuntas, Mahasiswa Tinggalkan Manfaat di Desa Kertaangsana

Kabar Daerah

Cegah Penyakit Sejak Dini, Puskesmas Jampangkulon Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi ASN ‎

Kabar Daerah

PA GMNI Sukabumi Raya Bergolak! Dewex Sapta Anugerah Terpilih, Marhaenisme Ditantang Turun ke Jalan Perjuangan Rakyat 

Kabar Daerah

Miris! Ibu Gangguan Jiwa, Kakek Terbaring Sakit: Dua Bocah Miskin Bertahan di Rutilahu di Nagrak Sukabumi ‎