Home / Pemerintahan

Senin, 23 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemkab Sukabumi Tetapkan Jam Kerja ASN hingga Ramadan 2026, Ini Aturan Lengkapnya

BKPSDM Kabupaten Sukabumi imbau pelayanan publik berjalan sebagaimana mesti di bulan Ramadan 1447 H/ 2026 M / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi menerbitkan aturan terbaru terkait tata kelola hari dan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Regulasi tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Sukabumi Nomor: 800.1.11/6996/BKPSDM/2025, yang menjadi pedoman jam kerja ASN pada hari normal sekaligus selama bulan suci Ramadan, termasuk untuk tahun 2026 dan seterusnya.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai ASN. Dengan diterbitkannya SE tersebut, ASN di lingkungan Pemkab Sukabumi kini telah memiliki acuan tetap dalam menyongsong Ramadan 1447 Hijriah pada tahun 2026.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, menjelaskan pengaturan jam kerja Ramadan telah dirancang untuk menghormati pelaksanaan ibadah puasa tanpa mengurangi kinerja aparatur pemerintah.

“Surat Edaran ini dibuat berdasarkan mandat Perpres Nomor 21 Tahun 2023. Poin pentingnya, regulasi ini tidak hanya mengatur jam kerja reguler, tetapi juga menetapkan jam kerja selama bulan Ramadan untuk tahun 2026 dan seterusnya, selama peraturan tersebut belum diubah,” ujar Ganjar, Minggu (22/2/2026).

Dalam SE tersebut dijelaskan, selama bulan Ramadan jam kerja instansi pemerintah dimulai pukul 08.00 WIB. Sementara itu, waktu istirahat ditetapkan 60 menit pada hari Jumat dan 30 menit untuk hari kerja selain Jumat. Penyesuaian ini dilakukan guna menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kekhusyukan ibadah.

Meski terjadi pengurangan durasi kerja, Ganjar menegaskan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, terdapat pengecualian bagi perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat atau menjalankan pelayanan operasional 24 jam.

“Untuk perangkat daerah yang melaksanakan tugas piket, sistem shift, atau pelayanan langsung seperti RSUD, Puskesmas di bawah Dinas Kesehatan, serta satuan pendidikan, pengaturan jam kerja akan ditetapkan lebih lanjut oleh kepala perangkat daerah masing-masing,” jelasnya.

Pengaturan ini dimaksudkan agar distribusi personel tetap optimal tanpa melanggar ketentuan total jam kerja mingguan yang telah ditetapkan secara nasional.

Sebagai penutup, Ganjar mengingatkan seluruh ASN agar segera menyesuaikan sistem kehadiran, baik melalui aplikasi Sistem Informasi Absensi Presensi (SIAP) maupun pencatatan manual, sesuai dengan jam kerja terbaru.

“Kami berharap Surat Edaran ini menjadi pedoman yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh ASN demi menjaga produktivitas, meskipun di tengah pelaksanaan ibadah puasa,” pungkasnya melalui sambungan telepon.

 

Sumber: @D3ns

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

RDTRDTR Cicurug dan Sukaraja Disusun, Investasi Sukabumi Disorot, Ini Kata Konsultan

Pemerintahan

BKPSDM Sukabumi Perpanjang Kontrak 8.070 PPPK Paruh Waktu Berdasarkan Kinerja ‎

Pemerintahan

Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Disalurkan di Sukabumi, Catat Jadwalnya

Pemerintahan

Dandim 0607 Sukabumi Buka Dialog Wacana Bangun Yonif 345, Aspirasi Petani Bagja Sutra Siap Ditampung

Pemerintahan

Cicurug Terancam Jadi Sasaran Limpahan Industri Bogor? Camat Desak RDTR Tegas ‎

Pemerintahan

Wamen BKKBN Tinjau Penanganan Stunting di Sukabumi, Kolaborasi Desa Jadi Sorotan

Pemerintahan

‎151 Siswa dan Guru SMKN 1 Gunungguruh Alami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi MBG, DPRD Soroti Pengawasan SPPG ‎

Pemerintahan

KPK Hibahkan Aset Rp1,94 Miliar ke Pemkab Sukabumi, SIMPATIK Jadi Sorotan ‎