Home / Nasional

Rabu, 22 Januari 2025 - 16:43 WIB

Pemkab Sukabumi Fokus Penanganan Tanggap Bencana, Prioritas Rehabilitasi dan Relokasi Korban

MEDIAAKSARA.ID Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, memberikan tanggapan terkait kinerja pemerintah daerah dalam mendukung penanganan tanggap bencana di 39 kecamatan. Aep menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan langkah strategis, terutama dalam menyusun dokumen rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P) sebagaimana arahan dari BNPB.

“Dokumen ini akan dicek terlebih dahulu sebelum dilaksanakan pembangunan, dan pasti akan dibahas dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama DPRD Kabupaten Sukabumi,” ujar Aep saat ditemui di Gedung Pendopo.

Menurut Aep, pendataan ulang terhadap korban terdampak bencana menjadi langkah awal yang saat ini sedang dilakukan. Fokus utama adalah pendataan infrastruktur tempat tinggal, baik rumah rusak berat, sedang, maupun ringan, untuk menentukan langkah perbaikan, pembangunan, atau relokasi.

Selain itu, Aep menyebutkan bahwa tim yang terdiri dari 120 orang dari unsur TNI, Polri, dan mahasiswa telah diturunkan untuk mendata rumah dan infrastruktur yang terdampak bencana di 39 kecamatan.

“Sesuai arahan pimpinan, selama penanganan bencana harus bergerak cepat, terutama dalam upaya pemulihan ekonomi. Tim satgas di bawah koordinasi BPBD, TNI, dan Polri diharapkan bekerja efektif. Pak Camat dan Kades juga diimbau untuk mengawal kinerja tim ini agar menghasilkan data yang akurat dan berstandar,” tambahnya.

Selain pendataan infrastruktur, Aep mengungkapkan bahwa pihaknya tetap memperhatikan kebutuhan dasar korban terdampak, seperti kebutuhan pokok, keperluan anak sekolah, dan masyarakat secara umum.

“Pak Bupati mengharapkan secepatnya ada upaya pemberdayaan masyarakat supaya perekonomian kembali bergerak. Setelah data selesai ditetapkan oleh tim satgas, kami akan menyusun dokumen R3P untuk diusulkan ke pemerintah pusat, provinsi, dan daerah,” paparnya.

Aep juga menegaskan pentingnya prioritas penanganan bencana sesuai arahan Bupati. Hal ini mengingat informasi dari BMKG yang memprediksi curah hujan masih akan tinggi

“Semoga di 2025 kita bisa memulai proses relokasi. Kami sudah menyiapkan beberapa usulan lahan relokasi, seperti di Kalibunder, Palabuhanratu, Cisolok, Pabuaran, dan Tegalbuleud. Kami juga terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memastikan langkah ini berjalan optimal,” tandasnya.

Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap dapat memulihkan kondisi masyarakat terdampak bencana dan mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Nasional

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Intimidasi Hotman Paris ke Wartawan di Kejagung Rendahkan Profesi Pers

Nasional

Ironis PSN! 402 SPPG di Sukabumi, Baru 2 Terdaftar BPJS Kesehatan, Komisi IX DPR RI Buka Suara

Nasional

Milad ke-65 IPM Teguhkan Komitmen Membangun Generasi Resonansi Algoritma Pelajar Berdampak

Nasional

Pemuda Muslimin Indonesia Dukung Presisi, Ingatkan POLRI: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Lewat Narasi

Nasional

Menaker Buka 150 Ribu Kuota Magang, Industri KEK Mandalika Diajak Serap Talenta Muda

Nasional

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Nasional

Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT ke-81 RI, Karya Putra Padang Jadi Identitas Nasional

Nasional

Lemhannas RI Ajak Pemuda Masjid Dunia Tingkatkan Literasi Global dan Wawasan Kebangsaan