PLN Evakuasi Tiang Listrik Tumbang Akibat Penebangan Pohon Untuk Pelebaran Jalan di Nyalindung Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Proyek pelebaran ruas Jalan Raya Provinsi Jawa Barat di Kampung Cisayar, RT 04/RW 08, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan sebuah tiang listrik tumbang dan menutup badan jalan pada Kamis (20/03/2025).
Kepala Desa Mekarsari, Muhammad Ilham Maulana Kodratullah, menjelaskan bahwa kejadian yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, insiden ini menyebabkan kemacetan panjang selama dua jam serta pemadaman listrik yang berdampak pada sekitar 97 kepala keluarga (KK).
Ilham menerangkan, peristiwa ini bermula saat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah II Sukabumi dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat melakukan penebangan pohon untuk pelebaran jalan. Langkah ini diambil guna mengantisipasi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, mengingat sebagian jalan di lokasi tersebut mengalami amblas akibat bencana retakan tanah.
“Agar jalur ini bisa dilalui dua arah saat arus mudik, pemerintah melakukan penebangan pohon untuk membuka jalur baru. Namun, saat menebang pohon angsana setinggi tujuh meter dengan diameter sekitar 50 cm, pohon tersebut tumbang dan menimpa tiang listrik, menyebabkan gangguan lalu lintas dan pemadaman listrik,” jelas Ilham.
Baca: https://mediaaksara.id/bupati-sukabumi-temukan-kekurangan-takaran-minyakita-siap-tindak-produsen/
Akibat tumbangnya tiang listrik, arus lalu lintas dari kedua arah sempat terhenti total selama kurang lebih dua jam. Proses evakuasi pohon dan tiang listrik selesai sekitar pukul 15.30 WIB, sehingga jalan kembali bisa dilalui. Namun, hingga pukul 17.00 WIB, aliran listrik di wilayah terdampak masih padam.
Sementara itu, Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah II Sukabumi, Andi Nugroho, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Mekarsari atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa penebangan pohon dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi arus mudik serta untuk mengatasi kondisi jalan yang amblas akibat retakan tanah.
Baca: https://mediaaksara.id/anyaman-bambu-kampung-batu-sirap-warisan-unik-desa-semplak-sukabumi/
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak PLN agar perbaikan jaringan listrik dapat segera dilakukan demi kenyamanan masyarakat. Sekali lagi, kami mohon maaf atas kejadian ini, semoga ke depannya tidak akan terulang lagi,” ujar Andi.
Sebagai langkah tanggap darurat, UPTD langsung mengamankan lokasi, mengevakuasi pohon tumbang, serta membersihkan tiang listrik yang roboh guna meminimalisir dampak bagi pengguna jalan.
Reporter: Yadi
Redaktur: Rapik Utama







