Home / Kabar Daerah

Kamis, 19 Juni 2025 - 16:33 WIB

PDAM Kota Sukabumi Krisis Pelanggan dan Kebocoran Air, Manajemen Siap Perombakan

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Kota Sukabumi, Tia Kusumawanti Kosasih / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi tengah menghadapi berbagai tantangan serius yang menjadi perhatian publik. Mulai dari menurunnya jumlah pelanggan, meningkatnya angka kebocoran air, hingga rencana perombakan manajemen. Pemerintah Kota Sukabumi kini tengah menggagas langkah pembenahan total terhadap kinerja perusahaan air bersih tersebut.

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Kota Sukabumi, Tia Kusumawanti Kosasih, kepada MediaAksara mengatakan jumlah sambungan langganan (SL) mengalami penurunan signifikan, dari 20.056 SL per 31 Desember 2024 menjadi 19.515 SL per 31 Mei 2025.

“Sebanyak 20 persen pelanggan, atau sekitar 4.000 SL, mengalami tunggakan. Kami sudah melakukan pembinaan mengenai hak dan kewajiban pelanggan, namun mayoritas tetap enggan melunasi. Maka, sesuai prosedur, dilakukan penutupan sambungan,” ujar Tia dalam konferensi pers di Kantor PDAM Tirta Bumi Wibawa, Jalan Bhayangkara.

Baca: https://mediaaksara.id/anies-baswedan-tinjau-jembatan-putus-di-bantargadung-sukabumi-siap-bantu-pembangunan-ulang/

Meski demikian, PDAM tetap menargetkan pertumbuhan pelanggan melalui program penambahan 500 SL dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Sukabumi yang disalurkan melalui Dinas PUTR. Proses sempat tertunda karena audit BPK, namun telah diselesaikan melalui berita acara serah terima per 2 Juni 2025. Aktivasi pelanggan baru ditargetkan selesai pada akhir Juni 2025, dengan harapan jumlah SL kembali menyentuh angka 20.000.

Namun, tantangan tak berhenti di situ. Berdasarkan survei peminatan (RDS) yang dilakukan bersama PT Bhakti Air Indonesia di tujuh kecamatan, hanya 4,36 persen dari 121.751 kepala keluarga (KK) yaitu sekitar 5.308 KK yang berminat menjadi pelanggan baru PDAM.

Masalah lain yang mencuat adalah meningkatnya angka kehilangan air. Berdasarkan data per Mei 2025, angka kehilangan air melonjak menjadi 82 persen dari 76,06 persen pada akhir 2024. Hal ini juga diungkapkan Wali Kota Sukabumi dalam pernyataannya kepada media pada 17 Juni 2025.

Baca: https://mediaaksara.id/wartawan-sukabumi-diteror-gara-gara-berita-dua-pegawai-bogorindo-dilaporkan-ke-polisi/

“Kenaikan angka kehilangan air disebabkan oleh turunnya jumlah pelanggan dan konsumsi air. Untuk mengatasinya, kami mengganti meter air pelanggan dan melakukan pencarian titik kebocoran bersama PT Bhakti Air Indonesia. Selama tiga bulan, ditemukan 70 titik kebocoran pada pipa transmisi dan distribusi,” terang Tia.

Sebagai bagian dari strategi penurunan kebocoran, PDAM juga telah melakukan mutasi internal dalam manajemen.

Menanggapi rencana perombakan manajemen oleh Wali Kota Sukabumi, PDAM menyatakan dukungannya. “Kami terbuka dan siap mendukung langkah tersebut. Perombakan ini merupakan hak prerogatif Bapak Wali Kota sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM), dan kami yakin akan berdampak positif bagi perbaikan layanan,” tegas Tia.

 

Reporter : Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

PKPA Angkatan VI DPC Peradi Cibadak Diikuti 36 Peserta, Cetak Advokat Muda Berintegritas

Kabar Daerah

Edufair SMAS Mardi Yuana Sukabumi, Bobby Maulana Dorong Siswa Berani Bermimpi Besar

Kabar Daerah

Jembatan Leuwidingding Segera Dibangun, TNI dan Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Jaga Lingkungan

Kabar Daerah

Armada Sampah Jampangkulon Terbatas, Warga Desak Pemkab Sukabumi Tambah Truk

Kabar Daerah

Festival Kopi Sukabumi Kembali Jadi “Black Gold” Jawa Barat ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Jampangkulon Bersihkan Pasar Cinagen dan Soroti Kendala Armada Sampah ‎

Kabar Daerah

Polri dan Media Perkuat Sinergi di Tengah Apel Kebangsaan PUI di Sukabumi

Kabar Daerah

Akta Cerai Dipersoalkan, Warga Kalibunder Mengaku Tak Pernah Menerima Panggilan Pengadilan Agama Cibadak