Parade Nusantara Gelar Musyawarah Reposisi dan Buka Bersama Bersama Wakil Bupati Sukabumi
MEDIAAKSARA.ID – DPD Parade Nusantara dan Presedium Kabupaten Sukabumi menggelar Musyawarah Reposisi Organisasi serta acara buka bersama yang dihadiri Wakil Bupati Sukabumi dan puluhan kepala desa se-Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (29/03/2025). Acara berlangsung di Resto Panorama, Jalan Lingkar Selatan, Sudajaya, Lembursitu, Kota Sukabumi.
Ketua DPD Parade Nusantara, Jaro Aum Ruhayandi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini.
“Alhamdulillah, bertepatan dengan 29 Ramadan 1446 H, kami dapat bersilaturahmi dan membahas musyawarah reposisi organisasi. Semoga tahun depan Parade Nusantara masih bisa terus bersilaturahmi,” ujarnya.
Baca: https://mediaaksara.id/peduli-warga-terdampak-bencana-dandim-0622-kab-sukabumi-bersama-donatur-salurkan-ratusan-paket-sembako/
Jaro Aum menegaskan bahwa Parade Nusantara adalah wadah Persatuan rakyat dan berstatus sebagai asosiasi. Mengingat periode kepengurusan akan berakhir pada Desember 2025, organisasi kini membahas arah dan tujuan ke depan.
“Parade tidak ke mana-mana, tapi Parade ada di mana-mana. Terima kasih atas kehadiran Pak Wabup serta dukungan dari BJB, Perumda AM-TJM, dan Perumda BPR Sukabumi. Mari kita tetap solid agar Parade semakin meraih kesuksesan, dengan kondisi Pak Bupati mari kita do’akan Pak Bupati lekas sehat ,” lanjutnya.
Baca: https://mediaaksara.id/lkpj-bupati-sukabumi-2024-80-target-terlampaui-tapi-masih-ada-pr-besar/
Ia juga mengajak seluruh kepala desa untuk menjaga persatuan menjelang Musda Parade 2025. “Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Intinya, kita semua menginginkan keselamatan juga berkomitmen kepala desa. Untuk, Apdesi tetap sahabat kami, dan silaturahmi harus terus terjaga,” tegas Jaro Aum, yang telah menjabat sebagai kepala desa selama tiga periode di Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.
Baca: https://mediaaksara.id/puluhan-remaja-deklarasikan-pembubaran-komunitas-motor-di-wilkum-cibadak/
Mewakili Bupati Sukabumi, Wakil Bupati Andreas menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati karena kondisi kesehatan. “Mohon doanya agar beliau segera diberikan kesehatan,” ujarnya.
Andreas menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat kebersamaan. “Berkah Ramadan, meski baru tiga minggu menjabat, kami memastikan kepemimpinan AA (Asep Japar – Andreas) tidak akan ada sekat. Saat ini, kami fokus bersama dalam menangani bencana yang berdampak pada masyarakat, lalu melanjutkan program kepemimpinan sebelumnya” jelasnya.
Baca: https://mediaaksara.id/efisiensi-anggaran-2025-9-sampai-10-persen-dprd-sukabumi-akan-kawal/
Ia juga berharap Parade Nusantara tidak hanya menjadi slogan semata. “Saya ingin Parade yang telah terbentuk tidak hanya diam saja ” Tukcing: Dibentuk Cicing ” . Semoga pimpinan Parade dapat mengayomi seluruh anggotanya dalam kondisi suka maupun duka,” kata Andreas.
Lebih lanjut, Andreas mengingatkan pentingnya menjaga integritas. “Saya harap para kepala desa tidak sampai berurusan dengan hukum. Selama lima tahun kepemimpinan kami, demi kepentingan masyarakat, Parade Nusantara diharapkan tetap selaras kondusif dengan arah kebijakan pasangan Bupati Asep Japar dan Andreas,” pungkasnya.
Reporter : Soni
Redaktur : Rapik Utama







