Musdeslub Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi membahas pengganti antar waktu (PAW) Ketua BUMDes Mekarwangi periode 2024–2029 / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi menggelar Musyawarah Desa Luar Biasa (Musdeslub) untuk menetapkan pengganti antar waktu (PAW) Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekarwangi periode 2024–2029.
Musdeslub tersebut digelar pasca wafatnya Direktur Utama BUMDes Mekarwangi, almarhum Mohamad Empep Lugiman pada 30 Agustus 2025. Forum Musdes berlangsung di Aula Desa Sekarwangi, Jalan Bantarmuncang Atas, dibuka resmi oleh Ketua BPD Sekarwangi, Ade Kurniawan pada Kamis (18/9/2025).
Kegiatan turut dihadiri Kepala Desa Sekarwangi, Abeng Baenuri, jajaran perangkat desa, Kasi Binwas Kecamatan Cibadak, Babinsa, Pendamping Profesional Desa, perwakilan lembaga kemasyarakatan desa, TP PKK, serta para ketua RW.
Bendahara BUMDes Mekarwangi, Ade Ramelan, selepas acara menjelaskan Musdeslub dilaksanakan untuk memastikan keberlanjutan program BUMDes sekaligus bagian dari penyusunan kerja Pemdes Sekarwangi.
“Hasil musyawarah sepakat mengusung Ade Muhamad Dradjat sebagai Ketua BUMDes Mekarwangi periode 2024–2029. Lalu, ditetapkan pula Sekretaris Chandra Dwi Deshani dan Maman Suoarman, kemudian, Bendahara Ade Ramelan serta Irham Daud Zulfikar. Harapannya kami semua pengurus mampu menjalankan amanah dengan baik agar BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ujarnya.
Usai ditetapkan, Ade Muhamad Dradjat menyampaikan komitmennya akan melanjutkan amanah program BUMDes yang telah dirintis sebelumnya, termasuk mendukung ketahanan pangan nasional. ” Bismillah saya akan mengabdi dan bekerja sama dengan pemdes, kecamatan, serta masyarakat untuk menjalankan visi-misi BUMDes. Ini amanah yang harus dijaga,” ungkapnya pada Jum’at (19/9/2025)
Ia juga menyinggung soal aset BUMDes Mekarwangi yang saat ini masih berjalan berkisar 600 juta, antara lain 29 pintu rumah kontrakan desa dengan kisaran nilai Rp450 juta, serta kolam ikan air deras dengan total nilai aset sekitar Rp180 juta. “Namun data detail tetap harus dicek berdasarkan laporan pertanggungjawaban,” jelas Ade.
Masyarakat menanti berharap hasil Musdeslub menjadi momentum memperkuat peran BUMDes Mekarwangi sebagai pilar peningkatan pendapatan asli desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat Sekarwangi.
Redaktur : Rapik Utama






