Pemdes Titisan Kecamatan Sukalarang bersama tim penilai Gapura Sribaduga Kabupaten Sukabumi 2025/ Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, tampil percaya diri dalam ajang Anugerah Gapura Sribaduga Desa dan Kelurahan 2025 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi di Aula Kecamatan Sukaraja, Senin (15/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Titisan, Bambang Nur Aripin, dikonfirmasi MediaAksara telah memaparkan profil desa beserta program pembangunan, produk unggulan, hingga inovasi pelayanan sesuai enam aspek Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Salah satu yang menjadi sorotan adalah usaha ayam petelur. Saat ini, Desa Titisan memiliki sekitar 1.000 ekor ayam dengan produksi rata-rata 800 butir telur per hari.
“Alhamdulillah, usaha ayam petelur sudah berjalan dan memberi manfaat bagi warga. Kami juga telah bekerja sama dengan MBG di Kecamatan Sukalarang. Selain itu, setiap hari Sabtu kami mengadakan program pembagian telur murah untuk masyarakat,” ujar Bambang kepada awak media.
Selain sektor peternakan, Desa Titisan juga berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui pengelolaan tanah desa yang dikerjasamakan dengan kelompok tani serta lahan parkir khusus bagi karyawan pabrik. Dari dua sumber ini, desa mampu menghimpun kontribusi keuangan hingga Rp50 juta per tahun.
“PADes harus dikelola maksimal agar memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Harapan kami, ke depan PADes semakin baik sehingga benar-benar mendukung kemandirian desa dan masyarakatnya,” tambahnya.
Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada tim penilai Kabupaten Sukabumi yang dinilai profesional dan memberi pengalaman berharga. “Dengan terpilihnya kami mewakili Kecamatan Sukalarang, tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus berinovasi,” ucapnya.
Ke depan, Desa Titisan tengah mempersiapkan pengembangan kandang untuk 1.000 ayam petelur baru melalui kerja sama dengan BUMDes. Program diharapkan dapat menambah pemasukan PADes sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Program unggulan Desa Titisan menjadi bukti inovasi desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi kerakyatan. Melalui produk ayam petelur, dan pengelolaan aset desa menunjukkan langkah nyata menuju desa mandiri dan berdaya saing.
Redaktur : Rapik Utama







