Disdik Kabupaten Sukabumi imbau satuan Pendidikan mengintegrasikan materi mitigasi bencana ke pelajar dalam MPLS 2026 / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi menjadikan mitigasi bencana sebagai salah satu materi dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini dilakukan untuk membekali peserta didik baru dengan pengetahuan menghadapi berbagai potensi bencana yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan materi Sekolah Aman Bencana diintegrasikan dalam kegiatan MPLS agar siswa memahami risiko bencana di lingkungan sekolah, jalur evakuasi, hingga cara menyelamatkan diri saat keadaan darurat.
Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki lebih dari 12 jenis potensi bencana, mulai dari longsor, banjir, hingga tsunami di kawasan pesisir. Karena itu, edukasi mitigasi dinilai penting untuk membangun kesiapsiagaan sejak dini.

Selain itu, Deden menyebut daya tampung SMP negeri pada tahun ajaran 2026/2027 masih mampu mengakomodir sekitar 8.426 peserta didik baru. Meski demikian, sejumlah SMP satu atap di wilayah Sukabumi selatan masih mengalami keterbatasan jumlah pendaftar.
Kondisi tersebut turut memengaruhi sekolah swasta dan SMP terbuka yang di beberapa wilayah belum terisi maksimal. Namun, banyak calon siswa juga memilih sekolah swasta karena kualitas pendidikan yang terus meningkat.
- Baca Juga : https://mediaaksara.id/siswa-sman-1-parungkuda-lulus-jadi-prajurit-tni-kepala-sekolah-bukti-kerja-keras-dan-disiplin-berbuah-prestasi/
Saat ini, Kabupaten Sukabumi memiliki lebih dari 160 SMP negeri, dengan total SMP negeri dan swasta mencapai sekitar 380 sekolah.
“Harapannya, peserta didik memahami potensi bencana di wilayahnya sehingga mampu bersikap tenang dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana,’ ujar Deden, Senin (13/7/2026) usai pelantikan APSI di Gedung Pendopo.
Reporter: De
Redaktur : Rapik Utama







