Home / Pemerintahan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:17 WIB

May Day 2026: Sarbumusi Sukabumi Gaungkan ‘Buruh Bukan Budak’, Dorong Iklim Kerja Kondusif dan Investasi

Peringatan May Day DPC K-SARBUMUSI dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, 1 Mei 2026 / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 di Kabupaten Sukabumi berlangsung berbeda. DPC K-SARBUMUSI (Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia) menggelar kegiatan family gathering bertajuk “May Day Is Holiday” di kawasan wisata Santa Sea, Kota Sukabumi, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan kalangan buruh.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengapresiasi kegiatan yang dinilai mampu menunjukkan integritas buruh dalam menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan bahwa buruh memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.


“Buruh adalah aset penting negara. Kondusifnya wilayah industri di Kabupaten Sukabumi harus terus dijaga bersama,” ujarnya.

Wakil Bupati Sukabumi Andreas diwawancara awak media / Foto: MediaAksara
Wakil Bupati Sukabumi Andreas diwawancara awak media / Foto: MediaAksara

Andreas juga berbagi pengalaman pribadinya yang pernah bekerja sebagai buruh dengan penghasilan Rp500 ribu pada tahun 2010. Ia menilai, peningkatan kesejahteraan dapat dicapai melalui proses dan kemandirian.

“Penghasilan jangan dilihat dari besar kecilnya, tetapi bagaimana kita terus berkembang. Pemerintah juga membuka ruang masukan dari buruh, namun tetap menjaga situasi agar tidak gaduh, apalagi di tengah dinamika global saat ini,” tambahnya.


Sementara itu, aspirasi buruh turut disampaikan dalam kegiatan tersebut. Aldo, salah satu buruh asal Sukalarang, berharap pemerintah lebih memperluas peluang kerja bagi masyarakat. Selain itu, perwakilan Sarbumusi menyoroti sejumlah persoalan ketenagakerjaan, mulai dari sektor perkebunan hingga maraknya praktik rentenir dan pungutan liar di lingkungan perusahaan.

Acara juga diisi dengan diskusi interaktif antara pemerintah dan masyarakat, serta penyerahan penghargaan bagi pemenang karya ilmiah bertema buruh.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan investasi sebagai upaya membuka lapangan kerja.

“Kami berharap investasi di Kabupaten Sukabumi terus meningkat. Masyarakat juga diimbau aktif memantau informasi lowongan kerja melalui media sosial resmi Disnakertrans dan waspada terhadap penipuan atau pungutan liar,” jelasnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap konsisten dan semangat dalam mencari maupun menjalani pekerjaan.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Usep, turut mengapresiasi kegiatan Sarbumusi dalam memperingati May Day. Ia mendorong Disnakertrans agar semakin konsisten dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada buruh.

“Momentum ini harus menjadi penguat kolaborasi antara pemerintah, buruh, dan pemangku kepentingan lainnya,” pungkasnya.

 

Reporter : Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

174 Sekolah di Sukabumi Garap Dana Revitalisasi, Kadisdik Tegaskan Tak Ada Ruang Penyalahgunaan Anggaran

Pemerintahan

Wamendikdasmen: Kabar Baik Bantuan Pendidikan Sukabumi, 174 Sekolah Dapat Revitalisasi dan ATS Jadi Sorotan 

Pemerintahan

Sambut HUT Ke-81 RI, Lapas Sukabumi Gelar Donor Darah Perkuat Aksi Kemanusiaan

Pemerintahan

KDM Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Penataan Aset, Wali Kota Sukabumi Fokus Tuntaskan Aset Daerah

Pemerintahan

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen di GIIAS 2026, Cukup Check-in PLN Mobile

Pemerintahan

3 BUMDesma Sukabumi Selatan Digembleng Manajemen Risiko, DPMD Siapkan Model Bisnis Desa Tangguh

Pemerintahan

12 Orang Daftar Seleksi Dirut dan Dewas BPR Kota Sukabumi, Panitia Pastikan Profesional Tanpa Titipan

Pemerintahan

Diskominfo Sukabumi Genjot Pemanfaatan AI, Pengelola Medsos OPD Wajib Pahami Etika Digital