Ketua PD DMI Kabupaten Sukabumi Ulurkan Kepedulian Membantu Marbot Masjid yang Sakit, Bantu BPJS hingga Biaya Operasi di UOBK R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Kepedulian terhadap para pengurus masjid kembali ditunjukkan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sukabumi. Organisasi keagamaan tersebut memberikan santunan sekaligus membantu pengurusan administrasi jaminan kesehatan bagi seorang marbot Masjid Nurul Bahri PPNP Palabuhanratu yang tengah menjalani perawatan medis di RSUD R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi.
Marbot tersebut bernama Dasril (47), warga Kampung Gumelar RT 01/RW 22, Kelurahan sekaligus Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan surat keterangan dari Kelurahan Palabuhanratu, Dasril diketahui merupakan kelahiran Padang Bukit, yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang dan juga mengabdikan diri sebagai marbot Masjid Nurul Bahri di kawasan PPN Palabuhanratu.
Saat ini, Dasril tengah menjalani perawatan di RSUD R. Syamsudin, SH dengan diagnosa ileus obstruktif atau penyumbatan pada usus dan direncanakan menjalani tindakan operasi bedah digestif.
Ketua PD Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sukabumi, Daden Iskandar, menyampaikan pihaknya hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap marbot masjid, khususnya yang berada dalam kondisi ekonomi pra sejahtera.

“Berdasarkan surat keterangan dari Kelurahan Palabuhanratu, dan informasi medis, beliau didiagnosa mengalami ileus obstruktif dan direncanakan menjalani operasi di RSUD R. Syamsudin. Kami dari DMI hadir untuk membantu,” ujarnya kepada MediaAksara, Minggu (8/3/2026).
Menurut Daden, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga pendampingan administrasi layanan kesehatan agar pasien dapat memperoleh hak jaminan kesehatan dengan baik.
Hal tersebut, kata dia, merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjalankan amanah dan kepedulian terhadap para pengurus masjid yang selama ini berkhidmat melayani umat.
“Pengurus DMI Kabupaten Sukabumi akan membantu marbot masjid yang masuk kategori pra sejahtera dan mengalami kesulitan dalam pelayanan jaminan kesehatan. Mulai dari pengurusan BPJS kesehatan, santunan, hingga pendampingan pasca operasi, insyaAllah akan kami bantu,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian sosial terhadap para marbot yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat rumah ibadah. Melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, diharapkan para marbot tetap mendapatkan perlindungan dan dukungan saat menghadapi kesulitan, khususnya dalam hal pemenuhan layanan kesehatan.
Sumber : Sr1
Redaktur: Rapik Utama







