Kepala Desa Sirnajaya, Dirman Sudirman didampingi saat diwawancarai awak media didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Warungkiara,Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memicu bencana longsor dan banjir di lima desa. Akibatnya, akses jalan utama penghubung antar desa tertutup total dan melumpuhkan aktivitas warga, termasuk pelajar dan para pekerja.
Desa Sirnajaya menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Kepala Desa Sirnajaya, Dirman Sudirman, menyampaikan longsor terjadi pada dini hari sekitar pukul 05.00 WIB dan merupakan kejadian pertama sepanjang sejarah desa tersebut.
“Longsor terjadi sekitar pukul lima pagi dan baru pertama kali terjadi di Desa Sirnajaya,” ungkap Dirman saat ditemui di lokasi.
Material longsoran menutup jalan vital yang selama ini menjadi satu-satunya jalur penghubung bagi warga dari lima desa, yakni Sirnajaya, Tarisi, Bantarkalong, Hegarmanah, dan Mekarjaya. Akibatnya, seluruh aktivitas transportasi dari dan menuju wilayah tersebut lumpuh total.
“Semua aktivitas terhambat, baik warga yang hendak bekerja maupun anak-anak yang akan berangkat sekolah, karena ini merupakan satu-satunya akses utama,” jelasnya.
Baca: https://mediaaksara.id/longsor-kepung-jalan-nasional-bagbagan-kiaradua-akses-kendaraan-lumpuh-total/
Sebagai upaya penanganan darurat, pemerintah desa bersama BPBD Kabupaten Sukabumi, warga, serta relawan melakukan gotong royong membersihkan material longsor secara manual. Sementara itu, alat berat dilaporkan masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk mempercepat proses pembukaan akses jalan.
Dalam peristiwa longsor dan banjir ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, dampak kerugian material serta terhentinya aktivitas masyarakat masih dirasakan hingga saat ini.
Pemerintah desa berharap proses evakuasi material longsoran dapat segera tuntas sehingga akses jalan kembali normal dan aktivitas warga antar desa dapat berjalan seperti sediakala.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







