Home / Peristiwa

Senin, 15 Desember 2025 - 11:55 WIB

Longsor Pertama Kali Terjadi di Sirnajaya, Akses Antar Desa Lumpuh Total

Kepala Desa Sirnajaya, Dirman Sudirman didampingi saat diwawancarai awak media didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Warungkiara,Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memicu bencana longsor dan banjir di lima desa. Akibatnya, akses jalan utama penghubung antar desa tertutup total dan melumpuhkan aktivitas warga, termasuk pelajar dan para pekerja.

Desa Sirnajaya menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Kepala Desa Sirnajaya, Dirman Sudirman, menyampaikan longsor terjadi pada dini hari sekitar pukul 05.00 WIB dan merupakan kejadian pertama sepanjang sejarah desa tersebut.

“Longsor terjadi sekitar pukul lima pagi dan baru pertama kali terjadi di Desa Sirnajaya,” ungkap Dirman saat ditemui di lokasi.

Baca: https://mediaaksara.id/banjir-bandang-dan-longsor-terjang-warungkiara-jembatan-cikolomerang-ambruk-lima-titik-terdampak-parah/

Material longsoran menutup jalan vital yang selama ini menjadi satu-satunya jalur penghubung bagi warga dari lima desa, yakni Sirnajaya, Tarisi, Bantarkalong, Hegarmanah, dan Mekarjaya. Akibatnya, seluruh aktivitas transportasi dari dan menuju wilayah tersebut lumpuh total.

“Semua aktivitas terhambat, baik warga yang hendak bekerja maupun anak-anak yang akan berangkat sekolah, karena ini merupakan satu-satunya akses utama,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/longsor-kepung-jalan-nasional-bagbagan-kiaradua-akses-kendaraan-lumpuh-total/

Sebagai upaya penanganan darurat, pemerintah desa bersama BPBD Kabupaten Sukabumi, warga, serta relawan melakukan gotong royong membersihkan material longsor secara manual. Sementara itu, alat berat dilaporkan masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk mempercepat proses pembukaan akses jalan.

Dalam peristiwa longsor dan banjir ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, dampak kerugian material serta terhentinya aktivitas masyarakat masih dirasakan hingga saat ini.

Pemerintah desa berharap proses evakuasi material longsoran dapat segera tuntas sehingga akses jalan kembali normal dan aktivitas warga antar desa dapat berjalan seperti sediakala.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

16 Paket Sabu Disita, Pemuda 21 Tahun Ditangkap Polisi di Sukabumi ‎

Peristiwa

Viral Bikin Gaduh di SD Berujung Jeruji: Oknum Wartawan Gadungan Jadi Tersangka, Polisi Sukabumi Bongkar Dugaan Pemerasan

Peristiwa

‎Pria di Caringin Sukabumi Ditemukan Istri Bersimbah Darah, Diduga Coba Akhiri Hidup Usai Kehilangan Ayah ‎

Peristiwa

Waspada! Pria Menyusup ke SMPN 2 Cibadak Bersembunyi, Terduga Pelaku Diamankan Polisi 

Peristiwa

Razia Miras di Sukabumi Utara, Polisi Sita 276 Botol dari Dua Lokasi ‎

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Lahan Pemprov Jabar di Sukabumi, Warga Cikembar Terpapar Asap

Peristiwa

Tidur di Depan Toko TPI Palabuhanratu, Pria Ini Mendadak Ditusuk Sajam: Pelaku Mengaku Gegara Santet

Peristiwa

Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang Tutup Jalan di Cimanggu, Damkar Jampangkulon Bergerak Evakuasi