Tangkapan layar petugas PLN sedang melakukan perbaikannya jaringan pipa dan panel Listrik / Foto: PLN
MEDIAAKSARA.ID – Pemadaman listrik mendadak pada Sabtu petang (28/6/2025) membuat panik warga Kota dan Kabupaten Sukabumi. Banyak aktivitas warga terganggu, terutama yang bergantung pada arus listrik, termasuk salah satunya bagi para pengemudi ojek online (ojol) dan acara hajatan.
Pantauan di sejumlah ruas jalan di kawasan Cisaat menunjukkan para pengemudi ojol kebingungan karena aplikasi mereka tidak berfungsi. Hal ini dipicu oleh hilangnya sinyal komunikasi dari beberapa provider akibat padamnya listrik.
“Sepi banget orderan, ternyata sinyal hilang juga,” ujar salah satu pengemudi ojol di Jalan Raya Cisaat.
Baca: https://mediaaksara.id/ktp-hilang-atau-ubah-data-adminduk-simak-syarat-yang-harus-disiapkan-warga-sukabumi/
Tak hanya itu, suasana hajatan di Gedung Islamic Center Cisaat yang biasanya meriah, menjadi sepi. Musik band yang disewa tidak dapat tampil sampai selesai akibat mati listrik. Asep, penjaga gedung tersebut, mengaku karena tidak ada sinyal telekomunikasi, akhirnya mendatangi Kantor PLN Cabang Cisaat untuk menanyakan penyebab pemadaman yang terjadi tanpa pemberitahuan.

” Saya tadi ke kantor PLN karena permintaan dari panitia yang sewa gedung, namun tidak ada siapa-siapa, mungkin petugas sedang kerja kelapangan,” ungkapnya kepada MediaAksara.
Menanggapi situasi tersebut, Manager PT PLN (Persero) UP3 Sukabumi, Yuniar Budi Satrio, dikonfirmasi rilis, sekilas Ia menjelaskan aliran listrik sudah kembali normal.
” Alhamdulillah saat ini listrik sudah normal secara keseluruhan,” ujarnya saat dikonfirmasi MediaAksara melalui sambungan telepon, Sabtu (28/6/2025).
Baca: https://mediaaksara.id/zero-stunting-2029-pengukuhan-141-pengurus-fkpm-sukabumi/
Lalu, Yuniar Budi Satrio mengonfirmasikan rilis resmi dari Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat, Nurmalitasari. Di rilis menyebutkan pemadaman terjadi akibat gangguan sistem kelistrikan yang berdampak pada terhentinya pasokan listrik di sebagian wilayah Sukabumi.
“Penyebab gangguan masih dalam proses investigasi. Saat ini proses pemulihan dilakukan secara bertahap oleh petugas di lapangan. Informasi perkembangan akan kami sampaikan secara berkala,” tulis Nurma.
Reporter : Anggita TA. Rahman
Redaktur : Rapik Utama







