Home / Kabar Daerah

Selasa, 28 April 2026 - 10:56 WIB

Kurang dari 24 Jam! Polisi Bekuk 7 Pelaku Bom Molotov di Sukabumi, Mayoritas Masih Remaja

Polres Sukabumi menangkap 7 pelaku bom molotov di Desa Kutajaya Kecamatan Cicurug / Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID — Respons ditunjukkan jajaran Polres Sukabumi dalam mengungkap kasus penyerangan menggunakan bom molotov terhadap seorang pelajar di wilayah Cicurug. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tujuh pelaku berhasil diamankan.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan kecepatan pengungkapan kasus ini penting untuk mencegah meluasnya konflik di tengah masyarakat.

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan. Dalam waktu singkat, tujuh tersangka berhasil diamankan. Kami tidak mentolerir segala bentuk kekerasan, terutama yang melibatkan bahan berbahaya seperti bom molotov,” ujarnya, Senin (27/4/2026).


Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, mengungkapkan l para pelaku berinisial HA (19), IM (16), MN (15), AP (16), MA (15), AL (16), dan MS (16). Sebagian besar masih berusia remaja.

Motif penyerangan diduga dipicu persoalan sepele yang berujung dendam. Insiden bermula saat salah satu rekan pelaku merasa tersinggung setelah diludahi oleh kelompok korban saat membeli rokok.

“Dari situ para pelaku berkumpul dan merencanakan penyerangan. Dua pelaku membawa bom molotov, sementara lainnya membawa senjata tajam,” jelas Hartono.


Para pelaku kemudian mendatangi lokasi korban di Kampung Benteng Tengah, Desa Kutajaya, dan langsung melancarkan serangan. Akibatnya, korban MZ mengalami luka bakar serius setelah terkena lemparan bom molotov.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa sejumlah senjata tajam serta pakaian korban.

Saat ini, para pelaku dijerat Pasal 307 ayat (1) serta Pasal 466 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait kekerasan bersama dan kepemilikan senjata tajam tanpa izin. Proses hukum tetap berjalan dengan mengacu pada ketentuan perlindungan anak, mengingat sebagian pelaku masih di bawah umur.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Aksi Warga Berbuah Hasil! Perusahaan Bogorindo Janji Perbaiki Jalan dan Normalisasi Irigasi

Kabar Daerah

Relokasi Cijambe Tersendat, LBH IKA Siap Kawal ke DPR RI dan Pemprov Jabar

Kabar Daerah

Sapi Kurban Bersertifikat Diburu Jelang Idul Adha 1447 H, CV Hikmah Putra Sukabumi Siapkan Stok Berkualitas

Kabar Daerah

Tangis Warga Cijambe Pecah di Forum Relokasi Bencana, Sebut KDM Bapak Aing Pertanyakan Nasib Korban Tanah Bergerak

Kabar Daerah

Nekat Bertahan di Rumah Retak: Kisah Penyadap Nira Hidup di Atas Ancaman Tanah Bergerak di Sukabumi

Kabar Daerah

Remaja Korban Molotov di Sukabumi Jalani Operasi, Luka Bakar 23 Persen & Tahap Observasi

Kabar Daerah

Aksi Tagih Janji Perbaikan Jalan Rusak, Ratusan Warga Geruduk Kantor Desa Sukatani, Desak Kades Mundur
Korban penyintas seorang penyadap nira nekat bertahan di rumah retak akibat tanah bergerak di Kampung Cihurang RT 01 RW 07, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

Kabar Daerah

Menunggu Kepastian Relokasi, Warga Limusnunggal Bertahan di Zona Bahaya Tanah Bergerak