Kepala DLH Kota Sukabumi, Yudi Sutriana diwawancara awak media di TPA Cikundul Lembursitu/ Foto: MediaAksara
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, belum sepenuhnya dinyatakan aman. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) masih mewaspadai munculnya kembali titik api, terutama di kawasan yang sudah lama tidak aktif.
Kepala DLH Kota Sukabumi, Yudi Sutriana, mengatakan TPA Cikundul memiliki luas sekitar 10,7 hektare yang terbagi dalam empat zona dengan kondisi berbeda.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah zona 1 yang sudah tidak digunakan untuk pembuangan sampah sejak 2007. Area tersebut kini banyak ditumbuhi ilalang dan vegetasi kering yang mudah terbakar.
”Zona 1 itu tidak aktif sejak 2007. Sebagian yang terbakar itu zona 1. Alhamdulillah sudah clear. Tapi ilalangnya berpotensi terbakar kalau ada percikan api,” ujar Yudi saat meninjau lokasi, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga :
Menurutnya, sejumlah titik api kembali ditemukan di zona 1 meski kawasan tersebut sudah lama tidak digunakan. Kondisi cuaca panas juga menjadi faktor yang perlu diantisipasi.
DLH juga memberi perhatian khusus terhadap zona 3 seluas sekitar 2,3 hektare. Kawasan yang sebelumnya tidak aktif sejak 2007 itu kini kembali digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah.
”Kita fokus jangan sampai (api) ke zona 3. Api hari Minggu yang paling besar kita putus agar tidak merambat ke zona aktif. Alhamdulillah tidak merambat,” katanya.
Yudi menjelaskan, kebakaran di area TPA memiliki karakter berbeda karena material sampah dan gas metana di dalam timbunan dapat menyebabkan titik panas kembali muncul meski api di permukaan telah padam.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, DLH menyiagakan personel melalui sistem piket hingga malam hari. Petugas pemadam kebakaran juga tetap disiapkan, sementara pemantauan dilakukan menggunakan kamera termal.
Baca Juga :
“Kita tetap melakukan pemantauan. Cuaca sangat panas, potensinya ada,” ungkapnya.
DLH Kota Sukabumi juga berkoordinasi dengan instansi lingkungan hidup di Bogor untuk mempelajari langkah penanganan kebakaran pada kawasan TPA yang sudah tidak aktif.
Yudi mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemkot Sukabumi, Polres, Kodim, BPBD, Damkar, Basarnas hingga personel lainnya dalam penanganan kebakaran TPA Cikundul.
Ia berharap tidak ada lagi titik api baru dan kondisi cuaca segera mendukung proses pendinginan sehingga kawasan terdampak kebakaran benar-benar aman.
Reporter: Ronald Alexsander
Redaktur: Rapik Utama







