Home / Kabar Daerah

Senin, 28 September 2026 - 20:17 WIB

Polemik Jonimar Minta Maaf ke Disdik Sukabumi, Jadi Pelajaran Pentingnya Verifikasi Informasi Sebelum Posting 

Poster Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi membantah isu keretakan hubungan kerja Kadis Deden Sumpena dan Sekdis Herdiawan Waryadi yang beredar di media sosial / Foto: Istimewa

‎SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Polemik antara penggiat media sosial Jonimar dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menjadi perhatian publik setelah beredarnya informasi yang kemudian disampaikan melalui media sosial.

‎Dalam perkembangan selanjutnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dalam account resminya pada Minggu (27/9/2026) memberikan klarifikasi dan menyebut informasi yang beredar tidak benar. Sementara itu, Jonimar menyampaikan permohonan maaf atas unggahan yang dibuatnya serta mengakui bahwa informasi tersebut masih sebatas rumor.

‎”Saya Jonimar terutama memohon maaf sebesar-besarnya karena membuat gempar perihal rumor dan postingan saya di Facebook. Akun Jonimar mengiring narasi yang lumayan keras, namun ini hanya rumor belaka,” ujar Jonimar dalam keterangan pada Senin (28/9/2026).


Baca Juga : ‎

HGU Tamat, Drama Tanah Belum Tamat: SPI Soroti Penguasaan Eks Perkebunan Bumiloka Swakarya Sukabumi

‎Jonimar juga mengatakan dirinya tidak bermaksud menuduh maupun menyudutkan pihak tertentu. Ia menyebut unggahan telah dihapus dan persoalan sebelumnya telah diupayakan untuk diselesaikan melalui komunikasi serta klarifikasi yang ditengahi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan.

‎‎Di sisi lain, muncul imbauan agar informasi yang masih berupa rumor atau isu yang belum terverifikasi tidak langsung dipublikasikan. Hal tersebut dinilai penting, khususnya bagi pihak yang membawa identitas konten kreator atau profesi jurnalistik.

‎‎Pimpinan Redaksi Beritau Sukabumi turut mengingatkan Jonimar akan pentingnya melakukan verifikasi sebelum menyampaikan informasi kepada publik.

‎”Ke depan kalau akang merasa seorang jurnalis, kalau dapat rumor, isu atau apa pun yang belum tervalidasi, apalagi memenuhi unsur kaidah jurnalistik, baiknya jangan dulu main posting,” demikian pesannya.


‎Baca Juga : ‎

DPU Sukabumi Pasca Bencana Usul 4 Proyek ke KSP, Anggaran Tembus Rp7 Miliar ‎

‎Jonimar menyatakan polemik tersebut menjadi pembelajaran bagi dirinya. Ia berharap pihak-pihak terkait dapat dipertemukan agar persoalan dapat dibicarakan secara terbuka dan tidak berkembang menjadi spekulasi maupun saling tuding di media sosial.

‎”Saya tidak menganggap di posisi benar dan salah. Namun ingin menjelaskan perihal ini yang ditengahi oleh Sekdis Pendidikan agar menghapus postingan dan saya pun sudah meminta maaf perihal postingan tersebut,” ujarnya.

‎Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa informasi yang belum terverifikasi sebaiknya tidak langsung disebarluaskan. Verifikasi, konfirmasi kepada pihak terkait, serta pemberian ruang klarifikasi menjadi bagian penting untuk mencegah kesalahpahaman dan menjaga kepercayaan publik terhadap informasi yang beredar.

‎

‎Reporter : Sr1

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

‎9.944 KPM di Simpenan Terima Bantuan Beras 30 Kg, Ribuan Warga Kertajaya Mulai Disalurkan

Kabar Daerah

Musrenbangdes Karanganyar Tetapkan Prioritas Pembangunan 2027 Berbasis Aspirasi Warga ‎

Kabar Daerah

Bupati Cup Mini Soccer 2026 Session III Diikuti 71 Sekolah, Wabup Sukabumi Tekankan Sportivitas ‎

Kabar Daerah

Turnamen Mini Soccer HJKS ke-156, Kecamatan Jampangkulon Raih Juara III

Kabar Daerah

‎Rp104 Juta Disetor, Janji Untung Tak Kunjung Cair: Somasi Terakhir Soroti Dugaan Investasi Kos-Kosan di Sukabumi

Kabar Daerah

Raker KAHMI Sukabumi Bongkar Arah Gerak Baru, Fokus Kawal Pembangunan hingga Pelosok

Kabar Daerah

Disdik Kabupaten Sukabumi Bantah Isu Keretakan Kadis dan Sekdis: Informasi Hoaks Tidak Berdasar! 

Kabar Daerah

Panahan Berkuda di Sukabumi Miliki Makna, Event Diikuti Atlet Nasional dan Mancanegara