Home / Peristiwa

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:29 WIB

Kasus Oknum Mengaku Wartawan di Sukabumi Naik ke Tahap Penyelidikan, Pelapor Desak Polisi Bertindak Tegas

Keluarga Yayasan Nurul Ikhlas saat memberikan pelaporan pengaduan ke Polres Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Kasus dugaan sekelompok orang yang mengaku sebagai wartawan dan dilaporkan ke Polres Sukabumi kini resmi naik ke tahap penyelidikan. Langkah ini menjadi tindak lanjut dari laporan warga Kampung Kopeng, Desa Girijaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, yang merasa dirugikan atas tindakan oknum tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sukabumi, Iptu Hartono, membenarkan laporan pengaduan (Lapdu) telah diterima dan tengah diproses. “Laporan baru masuk pada Kamis, 9 Oktober 2025. Saat ini sudah masuk tahap penyelidikan,” pungkasnya saat dikonfirmasi Mediaaksara.id melalui seluler, Jumat (10/10/2025).

Sebelumnya, Lapdu dilakukan pelapor setelah para terlapor yang mengaku wartawan melakukan perekaman dan penyebaran video tanpa izin, terkait insiden di luar lingkungan dan jam pelajaran di Yayasan Nurul Ikhlas, Warungkiara.

Baca: https://mediaaksara.id/kasus-oknum-diduga-wartawan-bodong-di-sukabumi-ketua-pwi-desak-polisi-tindak-tegas/

Pelapor diketahui bernama Adit, anak dari Kepala Yayasan MTs dan MI Nurul Ikhlas, mengaku tidak terima dengan tindakan oknum tersebut. Ia menilai, perilaku mereka tidak hanya melanggar privasi keluarga tetapi juga mencoreng nama baik insan pers.

“Saya selaku anak pemilik yayasan merasa dirugikan. Sekelompok orang datang ke rumah mengaku wartawan tanpa izin, melakukan perekaman, dan membuat kegaduhan,” ungkap Adit, Kamis (9/10/2025) di Mako Polres Sukabumi.

Menurut Adit, kedatangan para oknum itu dilakukan tanpa pemberitahuan dan justru mengganggu ketenangan keluarga. Mereka berdalih ingin melakukan klarifikasi terkait persoalan di sekolah, namun cara yang ditempuh dinilai tidak etis.

Baca: https://mediaaksara.id/modus-transaksi-sistem-tempel-polisi-sukabumi-kota-sita-4183-gram-sabu-dari-tiga-pelaku/

” Hal ini yang menjadi persoalan, karena mengganggu kenyamanan saya yang sedang istirahat. Mereka datang dan mengaku wartawan tapi tidak sopan dan di luar jam kerja,” tuturnya.

Atas dasar itu, Adit bersama keluarga serta sejumlah wali murid resmi melaporkan perbuatan para oknum tersebut ke Polres Sukabumi. Ia berharap, aparat penegak hukum bertindak cepat dan menegakkan aturan demi menjaga marwah profesi wartawan yang sebenarnya.

“Kami berharap pihak kepolisian bergerak cepat merespons laporan ini dan menindak tegas pihak yang mencemarkan nama baik keluarga serta merusak citra insan pers,” pungkasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Viral Kekerasan di Ponpes Al-Batin Al-Wali Ciracap, Polisi Sukabumi Tetapkan Dua Tersangka

Peristiwa

Dramatis Evakuasi Sopir Truk Terjepit 30 Menit Usai Tabrak Tebing Cisarakan Palabuhanratu  ‎

Peristiwa

Polres Bogor Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Bobotoh Persib di Cibinong dalam Waktu 24 Jam

Peristiwa

Pengemudi Ojol Maxim di Sukabumi Diduga Ditembak OTK, Leher Terluka dan Menunggu Operasi ‎

Peristiwa

Tragedi KA Pangrango Tabrak Warga di Cicantayan, Korban Meninggal di Lokasi ‎

Peristiwa

Mobil Tabrak Lima Pejalan Kaki di Jalur Sukabumi–Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

Peristiwa

Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa BEM Nusantara Jabar Gelar Aksi di Sukabumi

Peristiwa

Remaja Asal Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO di Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎