Home / Pemerintahan

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:33 WIB

Insentif Kader Posyandu Mekarjaya Akhirnya Cair, Kades Utom Akui Pakai Dana Talangan Desa

Pembagian Intensif Kader Posyandu Rp 800 ribu oleh Staf Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Rabu (28/01/2026) / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Kabar menggembirakan bagi Kader Posyandu di Desa Mekarjaya. Setelah sempat menjadi perhatian, insentif kader akhirnya direalisasikan oleh Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Rabu (28/1/2026).

Kepala Desa Mekarjaya, Utom Bustomi, memastikan seluruh kader telah menerima hak mereka. Total 20 Kader Posyandu yang aktif di wilayah Desa Mekarjaya kini bisa bernapas lega.

“Alhamdulillah, insentif Kader Posyandu sudah direalisasikan. Ada 20 kader yang menerima, masing-masing untuk delapan bulan,” ujar Utom Bustomi melalui sambungan telepon.

Baca:https://mediaaksara.id/terungkap-insentif-20-kader-posyandu-mekarjaya-mandek-8-bulan-ini-penjelasan-resmi-dpmd-sukabumi/

Ia menjelaskan, setiap kader menerima insentif sebesar Rp800.000, dengan rincian Rp100.000 per bulan. Meski anggaran desa belum sepenuhnya tersedia, pemerintah desa memilih langkah upaya agar hak kader tidak tertunda lebih lama.

“Masing-masing kader sudah menerima insentif selama delapan bulan sebesar delapan ratus ribu rupiah, per bulannya seratus ribu rupiah,” tegasnya.

Menariknya, Utom Bustomi secara terbuka mengungkapkan pencairan anggaran dilakukan melalui dana talangan. Pemerintah desa, kata dia, terpaksa “berputar otak’ demi memastikan roda pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan.

Baca: https://mediaaksara.id/pemdes-sukajaya-labelisasi-rumah-penerima-kis-pbi-ini-tujuan-dan-mekanismenya/

“Pinjam dulu duitnya, kumpul-kumpul pemerintah desa. Itu dana talangan sambil menunggu anggaran perubahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan saat ini Desa Mekarjaya tengah memasuki tahapan administratif lanjutan. Proses rekonsiliasi anggaran dijadwalkan berlangsung pada Minggu ini, kemudian akan dilanjutkan dengan penyusunan APBDes Perubahan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

“Sekarang rekonsiliasi dulu, hari Minggu ini. Setelah itu APBDes, lalu Musdesus perubahan. Kalau sudah, baru anggaran bisa dicairkan secara resmi,” pungkasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan Terlantar dan Transportasi Daerah

Pemerintahan

Galaksi PKBM Sukabumi 2026 Tampilkan Bakat Siswa dan Bukti Kualitas Pendidikan Kesetaraan 

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Bappenas, Dorong Percepatan Pembangunan Terintegrasi dan Berkelanjutan

Pemerintahan

Ketua FSKS Sukaraja Terpilih, Perkuat Sinergi Wujudkan Kecamatan Sehat dan Berkelanjutan

Pemerintahan

Reses DPRD Sukabumi Dibanjiri Keluhan Warga, Wakil Rakyat: Jangan Takut Kritik dan Soroti Infrastruktur hingga Biaya Pendidikan

Pemerintahan

Pedestrian Kawasan Setukpa Sukabumi Ditata Modern Senilai 2,4 M, DPUTR Target Rampung Jelang HUT RI

Pemerintahan

DKIP Kabupaten Sukabumi Perkuat Keterbukaan Informasi dan SP4N LAPOR Tingkatkan Akuntabilitas Pelayanan Publik

Pemerintahan

Kota Sukabumi Raih Penghargaan Terbaik II Penanganan Inflasi Jawa-Bali, Bukti Keberhasilan Menjaga Stabilitas Harga