Home / Peristiwa

Senin, 12 Januari 2026 - 11:05 WIB

Hujan Ekstrem, BPBD: Sukabumi Dilanda 15 Bencana, Longsor hingga Banjir Kepung Sejumlah Kecamatan

Petugas BPBD Kabupaten Sukabumi saat meninjau rumah warga yang ambruk akibat bencana hidrometeorologi./ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Kabupaten Sukabumi dilanda 15 kejadian bencana alam dalam kurun waktu satu hari akibat hujan deras yang turun tanpa henti sejak malam hingga siang hari, Minggu (11/1/2026). Bencana tersebut didominasi tanah longsor, banjir yang tersebar di berbagai kecamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi sementara mendata, rentetan kejadian itu dipicu oleh curah hujan tinggi dengan durasi panjang yang mengguyur hampir seluruh wilayah kabupaten. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam seluruh peristiwa tersebut.

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan hujan ekstrem yang berlangsung terus-menerus menjadi faktor utama meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi.

Baca: https://mediaaksara.id/tepis-isu-miring-di-balik-jeruji-presidium-fpii-jabar-tinjau-pembinaan-humanis-lapas-warungkiara/

“Hujan turun sejak malam hari hingga siang. Kondisi ini memicu 15 kejadian bencana di sejumlah kecamatan. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” ujar Daeng, Senin (12/1/2026).

Bencana pertama dilaporkan terjadi di Kecamatan Kabandungan, tepatnya di Desa Cianaga pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 07.10 WIB. Peristiwa tanah longsor tersebut berdampak pada satu kepala keluarga dengan empat jiwa, namun tidak menimbulkan korban luka maupun pengungsian.

Tak berselang lama, banjir melanda wilayah Kecamatan Ciemas, tepatnya di Desa Mekarsakti dan Desa Mandrajaya. Genangan air sempat merendam sejumlah titik di ruas jalan provinsi sehingga mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas.

Baca: https://mediaaksara.id/hati-hati-gorong-gorong-jalan-cienggang-gegerbitung-kembali-amblas-warga-tanam-pohon-pisang/

Tanah longsor juga terjadi di sejumlah kecamatan lainnya, di antaranya Cidolog, Nyalindung, Simpenan, Parakansalak, Bojonggenteng, Cibadak, Gunungguruh, Palabuhanratu, hingga Mekarasih. Di Kecamatan Cidolog, material longsoran bahkan menutup badan jalan provinsi dan menyebabkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas sementara waktu.

Selain itu, cuaca ekstrem dilaporkan melanda wilayah Surade dan Cisaat, mengakibatkan kerusakan ringan dan berdampak pada satu kepala keluarga.

Baca: https://mediaaksara.id/longsor-tutup-total-jalur-bagbagan-kiaradua-dua-alat-berat-gmb-golden-dikerahkan-sejak-dini-hari/

Seluruh kejadian bencana ditangani oleh Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) bersama pemerintah desa dan kecamatan, TNI-Polri, Tagana, Satpol PP, serta unsur relawan dengan melakukan asesmen dan penanganan darurat di lapangan.

BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang bermukim di wilayah rawan longsor, banjir, dan cuaca ekstrem.

“Jika hujan deras berlangsung lama, segera menjauhi lokasi rawan dan laporkan kondisi darurat kepada aparat setempat,” imbau Daeng.

 

Sumber: Pusdalops Kabupaten Sukabumi

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

16 Paket Sabu Disita, Pemuda 21 Tahun Ditangkap Polisi di Sukabumi ‎

Peristiwa

Viral Bikin Gaduh di SD Berujung Jeruji: Oknum Wartawan Gadungan Jadi Tersangka, Polisi Sukabumi Bongkar Dugaan Pemerasan

Peristiwa

‎Pria di Caringin Sukabumi Ditemukan Istri Bersimbah Darah, Diduga Coba Akhiri Hidup Usai Kehilangan Ayah ‎

Peristiwa

Waspada! Pria Menyusup ke SMPN 2 Cibadak Bersembunyi, Terduga Pelaku Diamankan Polisi 

Peristiwa

Razia Miras di Sukabumi Utara, Polisi Sita 276 Botol dari Dua Lokasi ‎

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Lahan Pemprov Jabar di Sukabumi, Warga Cikembar Terpapar Asap

Peristiwa

Tidur di Depan Toko TPI Palabuhanratu, Pria Ini Mendadak Ditusuk Sajam: Pelaku Mengaku Gegara Santet

Peristiwa

Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang Tutup Jalan di Cimanggu, Damkar Jampangkulon Bergerak Evakuasi