Home / Sosial Ekonomi

Kamis, 4 September 2025 - 12:38 WIB

Guru SDN Kutamaneuh Ungkap Kondisi Much Billal, Siswa Kelas III di Sukabumi Teridentifikasi Gizi Buruk

Guru dan pembina siswa Sekolah SDN Kutamaneuh, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Titin Sumarni / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Guru sekaligus pembina siswa di SDN Kutamaneuh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Titin Sumarni, dikonfirmasi MediaAksara memberikan keterangan terkait kondisi Much Billal Tajudin Sopian (11), pelajar kelas III yang teridentifikasi mengalami gizi buruk.

Ditemui di ruang kantor SDN Kutamaneuh pada Kamis (4/9/2025), Titin menjelaskan sejak kelas I, Billal memang sering tidak masuk sekolah. Pihak sekolah, terutama wali kelas, bahkan beberapa kali mendatangi rumah keluarganya untuk menanyakan alasan ketidakhadiran.

“Dari kelas 1 dia sudah sering tidak aktif. Kami sudah menanyakan kepada keluarganya, bahkan menyarankan agar tetap masuk sekolah. Kadang ia sempat masuk, tapi lama-lama tidak hadir lagi,” jelas Titin.

Baca: https://mediaaksara.id/camat-gunungguruh-kusyana-respon-kasus-gizi-buruk-billal-sudah-diberi-obat-tbc-oleh-puskesmas/

Menurutnya, saat duduk di kelas III, Billal hanya bersekolah selama dua minggu sebelum kembali berhenti hadir. Hal itu membuatnya otomatis tidak naik ke kelas IV, namun Billal kembali terdaftar di kelas III.

“Kondisi kesehatannya sebelumnya terlihat baik, bahkan menurut keterangan teman-temannya, dia masih terlihat bermain. Karena itu kami cukup kaget ketika mendengar kabar dia dibawa ke rumah sakit,” kata Titin.

Titin menegaskan, meski jarang masuk sekolah, pihaknya tetap memberikan perhatian kepada Billal. Komunikasi dengan keluarga dilakukan secara berkala, termasuk mengutus dewan kelas dan Ibu komite yang rumahnya berdekatan untuk memantau kondisinya.

Baca: https://mediaaksara.id/jalan-santai-hjks-ke-155-forkopimcam-warungkiara-imbau-warga-tak-terprovokasi-isu-politik/

“Bagi kami, Billal tetap siswa yang terdaftar di sekolah ini, jadi perhatian tetap kami berikan. Kata orang tuanya tidak ada tanda-tanda dia mengalami perundungan di sekolah. Semuanya baik-baik saja, hanya saja kebiasaan tidak masuk sekolah sudah berlangsung sejak lama,” terangnya.

Pihak sekolah bersama kepala sekolah, dewan kelas, dan komite pun menjenguk Billal pada Rabu (3/9) di rumah sakit setelah kabar gizi buruknya ramai diberitakan.

“Kami berharap Billal bisa segera pulih dan kembali melanjutkan sekolah seperti anak-anak lainnya,” pungkas Titin mewakili Kepala Sekolah SDN Kutamaneuh.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi Bergerak, Korban Kebakaran Cidahu Terima Bantuan dan Dukungan Bangkit

Sosial Ekonomi

PLN dan YBM PLN Hadirkan “Berbagi Cahaya”, Warga Sukamaju Kadudampit Dapat Sentuhan Kepedulian Sosial

Sosial Ekonomi

Pemkab Sukabumi Dampingi Penanganan Balita Diduga Gizi Buruk di Cikembar, Data Bansos dan Layanan Kesehatan Dipercepat

Sosial Ekonomi

Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan Korban Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya

Sosial Ekonomi

Krisis DTSEN! Warga Miskin Terdata Desil 7, Kecamatan Cikembar Gercep Dampingi Balita Diduga Gizi BurukĀ 

Sosial Ekonomi

Duka Kebakaran Nyalindung, Sang Ibu Bekerja: Ketua TP PKK Serahkan Santunan dan Ajak Semua Pihak Perkuat Kepedulian Keluarga

Sosial Ekonomi

PLN UID Jabar Bukukan Capaian Besar, Ribuan Masyarakat Terbantu Program TJSL 2026

Sosial Ekonomi

PLN UP3 Sukabumi dan YBM PLN Gelar GEMA SUBUH, Tebar Kepedulian Lewat Gerakan Berbagi di Waktu Penuh Berkah