Home / Pemerintahan

Selasa, 1 Juli 2025 - 17:35 WIB

Gedung Dekranasda Pertama Dibangun 1,6 miliar, Wali Kota: UMKM Sukabumi Siap Tembus Pasar Nasional!

Peletakan batu pertama pembangunan gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Untuk pertama kalinya, Kota Sukabumi memiliki gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sendiri. Pembangunan gedung menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendongkrak kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kerajinan tangan agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Peletakan batu pertama pembangunan gedung dilakukan di area strategis di Jalan Kenari, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, pada Selasa (1/7/25). Pembangunan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni sebesar Rp1,6 miliar dan ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari kalender.

” Hal ini adalah awal yang baik. Kota Sukabumi belum memiliki gedung Dekranasda. Harapannya, UMKM dan industri kerajinan bisa unjuk gigi di tingkat Jawa Barat, bahkan nasional,” ujar Ayep Zaki.

Baca: https://mediaaksara.id/dampak-pembangunan-tol-bocimi-ratusan-makam-di-balekambang-sukabumi-direlokasi/

Ayep menegaskan gedung Dekranasda akan menjadi etalase eksklusif bagi produk kerajinan lokal. Ia secara tegas menolak adanya produk luar daerah dipasarkan di sana.

“Dekranasda bukan untuk produk dari Tanah Abang atau daerah luar. Ini murni karya warga Kota Sukabumi. Misalnya, batu boleh dari kabupaten, tapi perhiasannya harus dibuat di kota. Begitu juga batik, bambu, dan kerajinan lainnya,” tegasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/polri-siap-dikritik-dan-berbenah-semangat-hari-bhayangkara-ke-79-di-sukabumi/

Ia juga menjelaskan untuk produk kuliner tidak termasuk dalam ruang lingkup Dekranasda. Produk seperti mochi dan makanan khas lainnya tidak akan dimasukkan, karena fokus utama adalah pada kerajinan tangan.

Setelah gedung selesai dibangun, penataan interior akan dimaksimalkan oleh Ibu Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota. Ia juga merencanakan gelaran Sukabumi Fair sebagai ajang promosi beragam produk lokal unggulan.

Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto, menyampaikan seluruh pembangunan fisik, termasuk gedung dan infrastruktur jalan, dilakukan dengan mengutamakan kualitas.

Baca: https://mediaaksara.id/inspektorat-sukabumi-perkuat-pengawasan-dana-desa-lewat-aplikasi-sipedes-tupoksi-bpd-optimal/

“Harapan Pak Wali Kota adalah pembangunan yang berkualitas, dan itu jadi patokan kami,” ungkap Sony.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat 154 ruas jalan di Kota Sukabumi, beberapa di antaranya mengalami penurunan fungsi dan struktur. Penanganannya dilakukan secara bertahap dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia dan manajemen waktu yang baik.

” Kita lihat ini sebagai tantangan sekaligus peluang. Asalkan ada toleransi waktu, hasilnya akan maksimal,” pungkasnya.

 

Reporter : Nald

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti TPP ASN dan Anggaran Jalan dalam Perubahan APBD 2026

Pemerintahan

371 Rumah Tak Layak Huni di Sukabumi Ditangani Disperkim pada 2026, Begini Tahapan dan Syarat Penerimanya

Pemerintahan

Perubahan APBD 2026 Masuk DPRD, Pemkab Sukabumi Fokus Penuhi Belanja Wajib dan Program Prioritas

Pemerintahan

Kapolri Dorong Pramuka PUI Perkuat Karakter Generasi Muda, Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH Ahmad Sanusi

Pemerintahan

Soal Aksi Forum Wartawan, Kejaksaan Sukabumi Buka Ruang Dialog: Kritik Kami Terima, Komunikasi Tetap Dijaga ‎

Pemerintahan

Pinjaman Rp89,3 Miliar Mengintai APBD Kota Sukabumi, DPRD Kini Diuji! Sekda: Optimis

Pemerintahan

Proyek Strategis DPUTR Sukabumi Dikawal Berlapis, Temuan BPK Tetap Muncul ‎

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Dorong MUI Perkuat Sinergi Ulama-Umara dan Peran Membimbing Umat