Aktivitas pelayanan gas LPG 3 kg di SPBU Sukaharja, Warungkiara, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram kembali dikeluhkan masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, warga di sejumlah wilayah kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut. Kalaupun tersedia, harganya melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Di tingkat pengecer, harga gas melon bahkan menembus Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per tabung. Kondisi ini jelas memberatkan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha kecil.
Namun fakta di lapangan menunjukkan kondisi berbeda. Di tingkat pangkalan, stok justru diklaim masih aman dan tersedia dalam jumlah cukup.
Kepala Shift SPBU 34.433.18 Sukaharja, Warungkiara, Fadilah Saeful Rohman, menyebutkan harga jual di pangkalan tetap sesuai ketentuan pemerintah.
“Kalau di sini kami jual sesuai HET, yaitu Rp19 ribu,” ujarnya saat ditemui, Rabu (8/4/2026).
Ia juga memastikan ketersediaan stok masih mencukupi, bahkan mencapai ratusan tabung.
“Stok masih banyak, sekitar ratusan tabung tersedia di pangkalan,” ungkapnya.
Menurutnya, pembeli di pangkalan terdiri dari rumah tangga dan pedagang, namun pembelian dalam jumlah besar umumnya dilakukan oleh sub pangkalan.
“Yang banyak biasanya dari sub pangkalan,” jelasnya.
Dari sisi distribusi, Fadilah menegaskan tidak ada kendala pengiriman dari SPBE ke pangkalan.
“Tidak ada keterlambatan distribusi,” tegasnya.
Kondisi kontras antara stok melimpah di pangkalan dan kelangkaan di masyarakat memunculkan dugaan adanya persoalan di rantai distribusi lanjutan, khususnya di tingkat sub pangkalan dan pengecer.
Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil. Pengawasan distribusi dinilai perlu diperketat agar harga tetap stabil dan pasokan tepat sasaran.
Jika tidak ditangani, kelangkaan dan lonjakan harga dikhawatirkan akan terus berulang, dengan masyarakat sebagai pihak yang paling dirugikan.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama
Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id







