Home / Pemerintahan

Rabu, 1 Oktober 2025 - 20:11 WIB

Fraksi PKB Soroti APBD 2026 Sukabumi: Dari TKD, PAD hingga Hilirisasi Agroindustri, Wisata dan Raperda Patanjala

Fraksi PKB : Bayu Permana menyoroti isu TKD, peningkatan PAD, hilirisasi agroindustri-pariwisata, hingga lingkungan hidup dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota pengantar Bupati atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 digelar di Ruang Sidang DPRD, Kecamatan Palabuhanratu, pada Rabu (1/10/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD dan dihadiri oleh Bupati beserta Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, serta perangkat daerah Kabupaten Sukabumi.

Dalam rapat, seluruh fraksi menyampaikan pandangan umum baik secara lisan maupun tertulis. Fraksi Partai Golkar menjadi pembuka penyampaian, disusul Fraksi Partai Gerindra, PKS, PDIP, PKB, Demokrat, dan PPP. Setiap fraksi memberikan masukan, tanggapan, dan rekomendasi strategis atas rancangan APBD 2026, dengan fokus agar kebijakan anggaran lebih tepat sasaran serta berpihak kepentingan masyarakat.

Baca: https://mediaaksara.id/pungli-gsi-cikembar-kades-bojongraharja-desak-rekrutmen-warga-posko-pengaduan-bukan-sekadar-formalitas/

Salah satu sorotan datang dari Fraksi PKB melalui juru bicaranya, Bayu Permana. Kepada MediaAksara Ia menekankan tiga poin strategis dalam pandangan umum fraksinya.

Pandangan umum Bayu Permana Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB / Foto: Istimewa
Pandangan umum Bayu Permana Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB / Foto: Istimewa

“Kebijakan pengurangan tunjangan kinerja daerah (TKD) harus menjadi tantangan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, kebijakan peningkatan PAD jangan sampai membebani masyarakat,” tegas Bayu.

Selain itu, Fraksi PKB juga mengingatkan pemerintah daerah agar konsisten menjalankan dokumen perencanaan yang telah ditetapkan, baik dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca: https://mediaaksara.id/maulid-nabi-saw-1447-h-di-wbp-lapas-warungkiara-tanamkan-akhlak-dan-cinta-rasulullah/

Lebih jauh, politisi PKB mendukung tema pembangunan Kabupaten Sukabumi tahun 2026, yakni pengembangan agroindustri dan pariwisata. Namun, program tersebut, menurut Bayu, harus dipastikan mengakselerasi hilirisasi yang berdaya saing, melibatkan pemberdayaan masyarakat, serta berkelanjutan.

“Selain itu, isu lingkungan hidup juga harus menjadi prioritas. Agenda perluasan kawasan lindung di desa-desa penting dilakukan dengan pendekatan kebudayaan, sesuai Raperda Patanjala,” tambahnya anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi.

Pandangan umum fraksi-fraksi ini akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut dalam proses legislasi APBD 2026, yang nantinya menentukan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Tak Ada Konflik Penggarap, Camat Bantargadung Beberkan Progres HGU, TORA hingga Lahan Relokasi Bencana

Pemerintahan

Camat Cibadak Dorong Gerakan Literasi Anak Sejak Dini, Inovasi Wujudkan Generasi Emas Indonesia 

Pemerintahan

HGU Berakhir 2028, Camat Ciemas Ingatkan Pentingnya Pemenuhan Syarat Teknis dan Administratif

Pemerintahan

Krisis Kepercayaan Publik Menghantam Imigrasi, Dirjen: Hapus Budaya Lama dan Buktikan Integritas!

Pemerintahan

Kabupaten Sukabumi Kembali Raih WTP ke-12, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah yang Akuntabel

Pemerintahan

38 Persen Desa di Sukabumi Tertib Penatausahaan Aset, DPMD Percepat Inventarisasi Berbasis SIPADES

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan Terlantar dan Transportasi Daerah

Pemerintahan

Galaksi PKBM Sukabumi 2026 Tampilkan Bakat Siswa dan Bukti Kualitas Pendidikan Kesetaraan