Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi tanam perdana benih padi varietas unggul baru di Ciemas / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID — Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pertanian terus memperkuat program swasembada dan kemandirian pangan nasional dengan menggelar tanam perdana benih sumber padi varietas unggul baru (VUB) di kawasan pangan Kecamatan Ciemas, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan berlangsung di lahan Kelompok Tani Tani Mukti, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan produksi pertanian sekaligus penyediaan benih padi berkualitas bagi petani di Kabupaten Sukabumi.
Kecamatan Ciemas dan wilayah sekitarnya selama ini ditetapkan sebagai salah satu kawasan lumbung pangan strategis di Kabupaten Sukabumi. Karena itu, pengembangan varietas unggul baru dinilai penting untuk mendukung produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BRMP Penerapan bersama Gapoktan Gaya Baru dalam rangka mempercepat adopsi benih unggul di tingkat petani serta mendukung program swasembada pangan nasional.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BRMP Penerapan, Kepala Pusat PVTPP, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Direktorat Serealia Kementerian Pertanian, BPSBTPH Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, penyuluh pertanian Kecamatan Ciemas, serta kelompok tani dari berbagai wilayah sekitar.
Pada kesempatan itu dilakukan penanaman benih sumber padi varietas unggul baru di lahan seluas 36 hektare. Adapun varietas yang dikembangkan meliputi Cakrabuana Agritan seluas 10 hektare, Inpari IR Nutrizinc 14 hektare, Inpari 50 Marem 7 hektare, dan varietas Mantap seluas 2 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin mengatakan, pengembangan benih unggul menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, hasil panen, hingga kesejahteraan petani.
“Petani di Kecamatan Ciemas menyambut baik program ini karena dapat mempermudah akses terhadap benih berkualitas sekaligus meningkatkan produktivitas usaha tani padi,” ujarnya.
Melalui sinergi pemerintah, lembaga penelitian, dan kelompok tani, program diharapkan mampu mempercepat penyebaran varietas unggul baru sekaligus mendukung terciptanya swasembada pangan berkelanjutan dan kemandirian pangan di Kabupaten Sukabumi.
Sumber : Diskominfosan Kab. Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







