Pengabdian Satpol PP dan Polsek Jampangkulon mendapat apresiasi setelah dua hari bekerja nonstop mengamankan pembagian BLT Kesra di Kantor Pos Jampangkulon/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Suasana padat warga yang memadati Kantor Pos Jampangkulon sejak pagi hingga malam pada Kamis (27/11/2025) menjadi tantangan besar bagi personel tim pengamanan yang terdiri Satpol PP dan Polsek Jampangkulon. Namun, di tengah ribuan penerima manfaat didominasi warga Kecamatan Cimanggu, para petugas tetap berdiri tegak, mengatur lalu lintas, menenangkan kerumunan, dan memberi bantuan kepada warga yang kesulitan.
Dedikasi tanpa henti ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kecamatan Jampangkulon. Selama dua hari berturut-turut, para personel bekerja penuh di lapangan untuk memastikan pembagian Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) Kementerian Sosial berjalan aman, tertib, dan manusiawi.
Sekretaris Kecamatan Jampangkulon, Dadun, menyampaikan penghormatan atas kerja keras para petugas.
“Pengabdian tanpa lelah mereka sangat vital dalam menjaga kelancaran pembagian BLT Kesra dari Kemensos. Mereka hadir dari pagi sampai malam untuk memastikan warga terlayani dengan baik,” ujarnya.
Di tengah padatnya antrean ribuan warga, anggota Satpol PP, Ismail, menegaskan tugas ini merupakan bentuk komitmen pelayanan.
“Walaupun hari ini penerima berasal dari Kecamatan Cimanggu, seluruh warga yang datang harus kami layani demi keamanan dan kenyamanan mereka,” tuturnya.
Camat Jampangkulon, Dading, juga memberikan apresiasi mendalam atas semangat para personel yang tidak mengeluhkan beban tugas meski bekerja berjam-jam tanpa jeda.
“Terima kasih atas pengabdian kalian yang luar biasa dalam membantu warga penerima BLT Kesra. Tetap jaga semangat pelayanan prima demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Dading.
Sinergi antara Satpol PP, Polsek Jampangkulon, dan Pemerintah Kecamatan terlihat manfaat selama kegiatan. Kolaborasi mereka memastikan penyaluran bantuan pemerintah pusat berlangsung aman, tertib, dan memberi rasa nyaman bagi ribuan warga yang bergantung pada program bantuan sosial.
Sumber: Sadev@
Redaktur: Rapik Utama







