Pertemuan orang tua tiga talenta cilik berprestasi tingkat Nasional bersama Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Prestasi membanggakan kembali datang dari generasi muda daerah. Tiga talenta cilik asal Sukabumi sukses menembus panggung nasional hingga internasional di bidang modeling, sekaligus membawa nama Indonesia bersinar di mata dunia.
Ketiga talenta tersebut yakni Nadia Putri Ramadhani (SDN Cipanengah CBM), Rafa Elviana Supriatna (SD Pasim), dan Aurin Julianti. Di usia yang masih belia, mereka telah menunjukkan kualitas, kepercayaan diri, serta daya saing tinggi dalam berbagai ajang bergengsi.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran besar orang tua, Ucup Supriatna dan Epi Sumanti, yang konsisten memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan bakat anak-anaknya sejak dini.
Pemerintah Kota Sukabumi memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, menyebut prestasi sebagai bukti potensi besar generasi muda daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, kami sangat mengapresiasi capaian yang membuktikan anak-anak Sukabumi mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan industri kreatif dalam membangun ekosistem yang mendukung lahirnya talenta-talenta unggul.
“Kita harus bersama membina dan mengembangkan potensi kreatif agar semakin banyak generasi muda yang berprestasi di berbagai bidang,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Disbudporapar akan melaporkan prestasi tersebut kepada Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, guna membuka peluang fasilitasi dan akses ke ajang yang lebih tinggi.
Sementara itu, pelatih sekaligus pembina, Mino Triyanto Ahya, mengungkapkan ketiga anak didiknya terus menunjukkan perkembangan signifikan melalui latihan intensif dan disiplin tinggi.
Sebelumnya, mereka telah sukses tampil di Vietnam dan Singapura dengan meraih berbagai penghargaan, bahkan mampu bersaing dengan peserta dari sembilan negara.
“Persaingan sangat ketat, namun Alhamdulillah mereka mampu tampil maksimal dan membawa hasil membanggakan,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, mereka dijadwalkan kembali berlaga di Bangkok, Thailand, pada 26 April 2026, sebagai bagian dari langkah lanjutan menuju panggung internasional.
Ke depan, pembinaan tidak hanya difokuskan pada modeling, tetapi juga diarahkan untuk merambah industri kreatif lainnya, termasuk dunia perfilman melalui kolaborasi dengan desainer dan brand lokal.
Reporter: Ronal Alexander
Redaktur: Rapik Utama







