Aktivitas swadaya warga memperbaiki jalan lingkungan Kampung Pasir Angin, RT 03 RW 05, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Warga Kampung Pasir Angin bersama lembaga Desa Hegarmanah melakukan gotong royong menambal jalan lingkungan yang rusak parah menggunakan batu bongkah. Aksi swadaya ini berlangsung di RT 03 RW 05, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (5/12/2025).
Jalan sepanjang 1,3 kilometer yang menghubungkan Hegarmanah dengan Bantarkalong dan Tarisi itu sudah mengalami kerusakan berat hampir delapan tahun. Kondisinya berlubang, tergerus air, dan sulit dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun empat, sehingga warga terpaksa melakukan perbaikan mandiri.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Hegarmanah, Ono, menjelaskan giat gotong royong murni inisiatif warga tanpa dukungan anggaran pemerintah. Ia menyebut, Dana Desa tahun 2025 tidak dapat meng-cover perbaikan karena pagu anggaran hanya sekitar Rp 980 juta dan telah dialokasikan untuk ketahanan pangan, BLT, serta program prioritas lainnya.
“Jalan ini masuk kategori jalan lingkungan sehingga belum menjadi prioritas Dana Desa tahun ini. Tapi kami berharap tahun 2026 bisa diusulkan kalau pagu anggaran tidak mengalami efisiensi,” ujarnya kepada mediaaksara.id.
Ono menegaskan, perbaikan darurat tersebut menjadi bukti kuatnya kebersamaan warga. “Gotong royong murni swadaya masyarakat, tidak ada intervensi pemerintah. Kondisinya sudah sangat ancur sekali dan ini satu-satunya akses warga,” tegasnya.
Ia juga berharap ada perhatian dari pemerintah kabupaten untuk melakukan perbaikan permanen agar akses pendidikan, perekonomian, dan aktivitas warga tidak terus terganggu.
“Kalau memang tidak bisa diintervensi Dana Desa, kami mohon dinas terkait di kabupaten turun tangan. Karena ini akses vital bagi masyarakat,” ucapnya.
Warga berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti pembangunan agar jalur tersebut kembali aman, layak, dan mendukung mobilitas serta pertumbuhan ekonomi lokal.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







