Home / Kabar Daerah

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:30 WIB

Dana Desa Hegarmanah Belum Cukup, Warga Swadaya Tambal Jalan Rusak

Aktivitas swadaya warga memperbaiki jalan lingkungan Kampung Pasir Angin, RT 03 RW 05, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Warga Kampung Pasir Angin bersama lembaga Desa Hegarmanah melakukan gotong royong menambal jalan lingkungan yang rusak parah menggunakan batu bongkah. Aksi swadaya ini berlangsung di RT 03 RW 05, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (5/12/2025).

Jalan sepanjang 1,3 kilometer yang menghubungkan Hegarmanah dengan Bantarkalong dan Tarisi itu sudah mengalami kerusakan berat hampir delapan tahun. Kondisinya berlubang, tergerus air, dan sulit dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun empat, sehingga warga terpaksa melakukan perbaikan mandiri.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Hegarmanah, Ono, menjelaskan giat gotong royong murni inisiatif warga tanpa dukungan anggaran pemerintah. Ia menyebut, Dana Desa tahun 2025 tidak dapat meng-cover perbaikan karena pagu anggaran hanya sekitar Rp 980 juta dan telah dialokasikan untuk ketahanan pangan, BLT, serta program prioritas lainnya.

Baca: https://mediaaksara.id/dprd-sukabumi-soroti-hgu-pt-cigaru-dan-pt-sugih-mukti-halimun-minta-lahan-jelas-dan-bebas-konflik/

“Jalan ini masuk kategori jalan lingkungan sehingga belum menjadi prioritas Dana Desa tahun ini. Tapi kami berharap tahun 2026 bisa diusulkan kalau pagu anggaran tidak mengalami efisiensi,” ujarnya kepada mediaaksara.id.

Ono menegaskan, perbaikan darurat tersebut menjadi bukti kuatnya kebersamaan warga. “Gotong royong murni swadaya masyarakat, tidak ada intervensi pemerintah. Kondisinya sudah sangat ancur sekali dan ini satu-satunya akses warga,” tegasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/oknum-guru-di-surade-diamankan-polisi-terkait-dugaan-asusila-polres-sukabumi-pastikan-penanganan-profesional/

Ia juga berharap ada perhatian dari pemerintah kabupaten untuk melakukan perbaikan permanen agar akses pendidikan, perekonomian, dan aktivitas warga tidak terus terganggu.

“Kalau memang tidak bisa diintervensi Dana Desa, kami mohon dinas terkait di kabupaten turun tangan. Karena ini akses vital bagi masyarakat,” ucapnya.

Warga berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti pembangunan agar jalur tersebut kembali aman, layak, dan mendukung mobilitas serta pertumbuhan ekonomi lokal.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar

Kabar Daerah

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Sukabumi Justru Terima Setengahnya, Ada Apa di Balik Rantai Distribusi?

Kabar Daerah

Operasi Lebih Aman di RSUD Jampangkulon, Peran Dokter Anestesi Jadi Kunci Keselamatan Pasien