Home / Kabar Daerah

Sabtu, 24 Mei 2025 - 09:59 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Tegas: Klaim Tanpa Biaya, Waspadai Calo!

PWI Kabupaten Sukabumi bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi/ Foto: PWI 

MEDIAAKSARA.ID – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi menegaskan seluruh proses klaim jaminan sosial, mulai dari jaminan hari tua (JHT) hingga jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) , dapat dilakukan langsung oleh peserta tanpa dipungut biaya apapun. Kepala Kantor Cabang, Ryan Gustaviana, menyatakan lembaganya tidak pernah menunjuk pihak ketiga untuk memproses klaim peserta.

“Peserta tidak perlu menggunakan jasa calo atau pihak yang tidak resmi. Ini sangat berisiko karena bisa merugikan peserta dan menyalahgunakan data pribadi,” tegas Gustav.

Menurutnya, peserta bisa memanfaatkan berbagai kanal resmi seperti: www.bpjsketenagakerjaan.go.id, aplikasi JMO, maupun datang langsung ke kantor layanan. Pengaduan terhadap praktik percaloan juga bisa dilaporkan melalui call center 175.

Baca: https://mediaaksara.id/hmi-sukabumi-kawal-persoalan-jaminan-sosial-dan-kesehatan-buruh-pt-dsa/

Ia memastikan seluruh manfaat klaim, seperti JHT, JKM, JKK, JP, dan JKP, dibayarkan langsung ke rekening peserta melalui bank yang bekerja sama resmi, tanpa campur tangan pihak ketiga. “Pembayaran dilakukan sistem kami, agar aman dan transparan,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2024, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi telah menyalurkan klaim senilai Rp 168,51 miliar kepada 30.106 peserta dan ahli waris.

Dalam memperluas cakupan perlindungan ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan juga tengah menggencarkan edukasi, perluasan kepesertaan, dan penguatan regulasi guna mencapai target Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Pada 2024, capaian UCJ di Kabupaten Sukabumi telah mencapai 38,95% dari total angkatan kerja.

Baca: https://mediaaksara.id/komisi-iv-dprd-sukabumi-tegas-desak-perusahaan-alih-daya-tertib-perbaikan-upah-dan-jaminan-sosial-buruh-tuntutan-hmi-benar/

Target nasional UCJ tahun 2025 ditetapkan sebesar 53,09%. Untuk itu, Gustav mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat guna mempercepat perluasan kepesertaan, terutama pada pekerja rentan, perangkat desa, dan sektor informal lainnya.

“BPJS Ketenagakerjaan mengajak seluruh masyarakat pekerja untuk aktif menjadi peserta Jamsostek, agar semua pekerja memiliki perlindungan yang layak,” pungkas Gustav.

Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Mulya Hermawan, menyampaikan peran media sangat strategis memperluas pemahaman masyarakat terkait pentingnya perlindungan sosial bagi para pekerja.

Baca: https://mediaaksara.id/mayday-membara-di-sukabumi-buruh-ksbsi-ledakkan-tuntutan-bpjs-kerja-pengawasan-jalan-rusak-dan-pungli-merajalela/

“PWI mengapresiasi komitmen BPJS Ketenagakerjaan dan siap menjadi mitra strategis menyebarluaskan informasi yang benar dan edukatif seputar program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya dalam mendorong kesadaran masyarakat pekerja terhadap manfaat jaminan sosial,” ujar Mulya, pada Sabtu (24/05/2025).

Menurutnya, masih banyak pekerja, terutama di sektor informal dan pedesaan, yang belum mengetahui hak-haknya jaminan sosial ketenagakerjaan. Padahal, risiko kerja bisa terjadi kapan saja tanpa memandang jenis pekerjaan.

“Lewat pemberitaan yang akurat dan berimbang, kami ingin turut mendorong tercapainya Universal Coverage Jamsostek (UCJ),” tambah Mulya.

 

Sumber : PWI

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar

Kabar Daerah

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Sukabumi Justru Terima Setengahnya, Ada Apa di Balik Rantai Distribusi?

Kabar Daerah

Operasi Lebih Aman di RSUD Jampangkulon, Peran Dokter Anestesi Jadi Kunci Keselamatan Pasien