Home / Peristiwa

Kamis, 2 April 2026 - 13:07 WIB

BPBD Sukabumi: Jembatan Siliwangi Ambruk di Tegalbuleud: 5 Motor Terjebak, Pengendara Terjun ke Sungai

Beberapa warga membantu pengendara motor yang masih terjebak saat jembatan gantung siliwangi ambruk di Kampung Lingkungsari, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/4/2026) / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — Kamis pagi (2/4/2026) di Kampung Lingkungsari, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik.

Sekira pukul 06.30 WIB, Jembatan Gantung Siliwangi yang selama ini menjadi akses utama warga, tiba-tiba ambruk saat dilintasi kendaraan.

Lima sepeda motor tengah melintas ketika tali seling penopang jembatan tak lagi mampu menahan beban. Struktur jembatan mendadak miring ke kanan sebelum akhirnya runtuh.

Satu pengendara bersama sepeda motornya terjatuh ke sungai, sementara empat lainnya terjebak di atas rangka jembatan yang menggantung dalam kondisi rawan.

Teriakan warga pecah di sekitar lokasi. Dengan perahu sederhana, mereka berupaya melakukan evakuasi secara cepat dan penuh risiko.

Korban yang terjatuh berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup, meski mengalami luka dan trauma. Ia kemudian dilarikan ke Puskesmas Tegalbuleud untuk mendapatkan penanganan medis.

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menegaskan peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan biasa.

Kondisi Jembatan Gantung Siliwangi Ambruk di Kampung Lingkungsari, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/4/2026) / Foto: Istimewa
Kondisi Jembatan Gantung Siliwangi Ambruk di Kampung Lingkungsari, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/4/2026) / Foto: Istimewa

“Ini bukan hanya soal jembatan yang putus, tapi akses hidup warga yang ikut terputus. Jembatan jalur vital aktivitas masyarakat untuk bekerja, sekolah, hingga kebutuhan sehari-hari,” ujarnya

Sehari sebelum kejadian, wilayah tersebut juga dilanda bencana lain. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti pada Rabu (1/4/2026) menyebabkan tembok penahan tanah di ruas jalan penghubung Desa Caringin Kulon dan Desa Cikembang longsor.

Kondisi jalan kini menyempit dan berbahaya. Meski masih bisa dilintasi kendaraan roda dua, ancaman longsor susulan membuat warga diliputi kecemasan.

Menurut Daeng, intensitas hujan tinggi menjadi faktor utama meningkatnya kerawanan bencana di wilayah selatan Sukabumi.

“Tanah menjadi labil. Ini situasi yang harus diwaspadai bersama,” tambahnya.

Di tengah kondisi tersebut, Regu 8 Pusdalops BPBD terus bersiaga, memastikan penanganan berjalan dan informasi tersampaikan.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pengendara Motor Meninggal Mendadak Usai Terjatuh, Mulut Berbusa, Polres Sukabumi Selidiki Penyebab Kejadian

Peristiwa

Kebakaran Alang-alang di Gunungguruh Dipicu Pembakaran Sampah, Damkar Cisaat Berhasil Jinakkan Api

Peristiwa

Dua Pelajar Pemain Drumben Kadudampit Tewas Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Peristiwa

Tega! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kantong Hitam di Sungai Cipelang Sukabumi, Polisi Selidiki Pelaku

Peristiwa

PMI Asal Sukabumi Terlantar di Dubai, Diduga Korban TPPO usai Kecelakaan Kerja

Peristiwa

Identitas Mr X Terungkap! Tim Gabungan Polres Sukabumi Ringkus Terduga Pelaku

Peristiwa

Pencuri Motor Beraksi Saat Pemilik Tidur, Honda Beat Street Hilang dari Teras Rumah di Nagrak

Peristiwa

Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan Jati Sagaranten Sukabumi, Polisi Selidiki Identitas Korban