Home / Peristiwa

Minggu, 16 November 2025 - 20:59 WIB

Bayi Perempuan Ditelantarkan di Poskamling Warungkiara, Surat Wasiat Pilu Ungkap Depresi Ibu & Himpitan Ekonomi

Warga bersama Babinsa Koramil 2203/Warungkiara mengevakuasi Bayi perempuan yang ditemukan di Poskamling Babakan Warungkiara / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Warga Kampung Babakan RT 01 RW 02, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, digegerkan penemuan seorang bayi perempuan di Poskamling pada Minggu (16/11/2025) malam. Bayi ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB dalam kondisi hidup, terselimuti kain gendongan, tanpa pendamping, dan disertai sepucuk surat wasiat yang mengungkapkan kisah pilu di balik penelantaran tersebut.

Nanang Suryana (56), warga yang tinggal tak jauh dari Poskamling, menjadi orang pertama yang menemukan bayi mungil. Ia mengaku kaget setelah mendengar suara lirih dari arah pos dan mendapati seorang bayi yang ditinggalkan begitu saja.

“Saya lihat sudah ada bayi di situ, terselimuti kain. Kaget sekali, langsung saya lapor ke warga dan aparat,” ujar Nanang.

Baca: https://mediaaksara.id/jalan-desa-cimahi-rusak-warga-babakan-tipar-sebut-korban-politik-pasca-pilkades-atau-minim-add-2025/

Warga kemudian berdatangan memastikan kondisi bayi yang tampak kedinginan namun masih dalam keadaan hidup. Tidak lama setelah laporan diteruskan, Petugas Piket Koramil 2203/Warungkiara, Serka Enceng Setiawan, datang ke lokasi dan membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kami menerima laporan dari warga dan langsung menuju lokasi. Bayinya ditemukan dalam kondisi terselimuti kain. Saat kami tiba, warga sudah mencoba menenangkan bayi tersebut,” jelas Serka Enceng.

Suasana semakin haru ketika warga menemukan sebuah surat wasiat yang diletakkan bersama bayi. Surat bertuliskan tangan itu mengungkapkan bahwa sang ibu mengalami depresi akibat ditinggalkan suami ketika sedang mengandung, sementara kondisi ekonomi keluarga semakin terjepit.

Baca:https://mediaaksara.id/kebocoran-tabung-gas-picu-kebakaran-di-rumah-makan-padang-cibadak-tiga-rumah-warga-ikut-terbakar/

Dalam surat tertulis permohonan maaf dan ungkapan putus asa penulis yang mengaku tidak mampu merawat bayi tersebut. Ia juga menuliskan bahwa bayi diberi nama Harvika H, serta meminta siapa pun yang menemukannya untuk mengantarkan bayi ke pihak yang dapat memberikan perlindungan.

Warga yang membaca surat tersebut tidak mampu menahan rasa iba. Beberapa tampak meneteskan air mata membayangkan beban mental dan ekonomi yang harus ditanggung keluarga hingga mengambil keputusan mengenaskan.

Baca: https://mediaaksara.id/bipp-cimandiri-gelar-hajat-balarea-ke-9-dorong-pelestarian-patanjala-kearifan-tata-ruang-sukabumi/

Kini, bayi Harvika telah diamankan dan dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan medis serta perlindungan lebih lanjut. Aparat desa bersama pihak berwenang mulai menelusuri identitas keluarga yang menuliskan surat tersebut dan mencari keberadaan ibu biologis bayi.

Kisah memilukan ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan terhadap mental ibu serta beratnya tekanan ekonomi yang dapat mendorong seseorang mengambil langkah di luar batas.

 

Reporter : Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya ‎

Peristiwa

KA Pangrango Tertemper Perempuan Lansia di Sukabumi, Perjalanan Sempat Terganggu

Peristiwa

‎18 Bulan Kasus Tabungan Hari Raya Rp225 Juta di Sukabumi, DRS Akhirnya Ditetapkan Polisi Jadi Tersangka!

Peristiwa

Perempuan Terserempet KA Pangrango di Sukabumi, Terjatuh dari Ketinggian

Peristiwa

79 Kasus Narkoba Dibongkar dalam 8 Bulan, Agustus Jadi Periode Tertinggi di Sukabumi 

Peristiwa

Dugaan Penipuan dan Penggelapan di Sukabumi Masih Disidik, Terlapor Jalani Pemeriksaan Polisi

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Kasepuhan Sirnaresmi Sukabumi, 5 KK Terdampak

Peristiwa

KRYD Malam Minggu, Polisi Amankan 7 Botol Miras dan 14 Knalpot Brong di Sukabumi ‎