Home / Pemerintahan

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:19 WIB

Bapenda dan Komisi III DPRD Sukabumi Genjot Pendapatan Daerah & Strategi Mutasi Kendaraan Perusahaan 

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri Subandi diwawancara awak media / Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi bersama Komisi III DPRD melakukan rapat koordinasi (Rakor) di Aula DKUKM, Jalan Cibolang, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, pada Selasa (16/7/2025).

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri Subandi, usai rakor kepada awak media menyampaikan kolaborasi difokuskan pada intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah. Menurutnya, percepatan pembangunan yang tengah berjalan di Sukabumi menuntut kesiapan fiskal yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami melalui Bapenda berupaya melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah. Apalagi saat ini percepatan pembangunan sedang tinggi, sejalan dengan visi baru Kabupaten Sukabumi, yakni Mubarakah: Maju, Ungu, Berbudaya, dan Berkah,” ujar Herdy kepada MediaAksara.

Baca: https://mediaaksara.id/potret-pendidikan-sukabumi-sdn-sukamanah-tanpa-wc-dan-belajar-di-karpet-ruang-rusak/

Ia menekankan harapan masyarakat terhadap sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan sosial menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pembangunan, terutama melalui pilar. Untuk itu, dibutuhkan tambahan anggaran yang memadai agar pembangunan bisa cepat dan merata.

Bapenda bersama Komisi III juga sepakat untuk menggali potensi-potensi pendapatan lain dari kekayaan alam dan potensi lokal yang ada. Namun, Herdy mengakui masih ada tantangan fiskal yang harus diselesaikan.

“Jangan sampai potensi kita besar, tapi pendapatannya kecil. Itulah pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelayanan publik meningkat dan fiskal daerah membaik,” tambahnya.

Baca: https://mediaaksara.id/bahas-anggaran-rakyat-sukabumi-wawancara-dinas-bersuara-sekretaris-komisi-iii-pilih-hening/

Selain perencanaan strategis, Bapenda juga menyiapkan pelayanan pajak berbasis jemput bola untuk menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah terpencil. Pelayanan ini mencakup sistem online dan offline, termasuk mobil Samsat Keliling.

“Kami sudah siapkan layanan online pembayaran pajak melalui WhatsApp di nomor 0857-9888-8110. Sementara pelayanan langsung, mobil Samsat Keliling akan hadir ke desa-desa, bahkan pasar-pasar, untuk memudahkan masyarakat,” kata Herdy.

Baca: https://mediaaksara.id/oknum-pendidik-di-sukabumi-diduga-asusila-dp3a-lakukan-pendampingan-psikologis-anak/

Lebih lanjut, Bapenda juga telah menyiapkan operator pajak di seluruh 381 desa di Kabupaten Sukabumi. Langkah ini memungkinkan masyarakat mengurus perubahan nama SPPT, pembayaran pajak, hingga koreksi data langsung dari desa, tanpa harus ribet ke kantor pelayanan.

Dalam Rakor, dibahas pula strategi peningkatan PAD dari kendaraan bermotor. Herdy menyebut pihaknya mendukung arahan Gubernur Jawa Barat agar kendaraan-kendaraan perusahaan yang masih terdaftar di luar wilayah Jawa Barat bisa dialihkan ke Sukabumi.

“Kami bersama Komisi III akan turun langsung ke lapangan untuk monitoring. Ini bagian dari upaya memastikan kendaraan-kendaraan milik perusahaan benar-benar sudah dimutasikan ke Sukabumi agar berkontribusi terhadap PAD kita,” pungkasnya yang akrab dipanggil Bima.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Viral Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang, DPU Sukabumi Gercep Janjikan Perbaikan Lanjutan

Pemerintahan

Kabid SD Angkat Bicara! Kelas SDN Kaum Hegarmanah Rusak, Perbaikan Jadi Prioritas Disdik Sukabumi

Pemerintahan

Lapas Warungkiara Sulap Lahan Jadi Lumbung Pangan, WBP Bangun Masa Depan

Pemerintahan

Mungkinkah! Cek Rincian Tunjangan Perangkat Desa 2026, Bisa Tembus Jutaan per Bulan

Pemerintahan

PIP 2026 Resmi Dibuka: Pelajar Wajib Aktivasi Rekening Sebelum 30 Juni atau Dana Hangus

Pemerintahan

Jalan Gudang Diprioritaskan, DPUTR Sukabumi Beberkan Alasan Strategis dan Kendala 

Pemerintahan

Sekolah Rusak Parah di Sukabumi, Disdik Soroti Penggunaan Dana BOS & Turunkan Tim

Pemerintahan

Huntap Pascabencana di Sukabumi Diresmikan, Pensus Presiden Tambah Bantuan 10 Rumah Lagi