Home / Kabar Daerah

Jumat, 11 April 2025 - 14:06 WIB

Banjir Lumpur: PT. Golden Mengelak Tudingan! Wabup Sukabumi Aktivitas Dihentikan

Banjir Lumpur: PT. Golden Mengelak Tudingan! Wabup Sukabumi Aktivitas Dihentikan

MEDIAAKSARA.ID – Wakil Bupati Sukabumi, Andreas melakukan kunjungan kerja ke perusahaan tambang PT Golden yang berlokasi di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/4/2025).

Dalam kunjungannya, Wabup Andreas bertemu langsung dengan warga terdampak serta Direktur Utama PT Golden, Lauw Lanny Farida.

Ia juga meninjau langsung lokasi sawah warga di Kampung Ciengang, Desa Cihaur, yang rusak parah akibat banjir lumpur. Bencana tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas pertambangan di sekitar wilayah tersebut.

Baca: https://mediaaksara.id/sawah-jadi-kolam-lumpur-bupati-sukabumi-ancam-cabut-izin-tambang-emas-cihaur/

“Kami datang langsung ke lapangan guna melihat beberapa titik yang terdampak. Terkait izin dan kegiatan di lokasi, kami meminta agar sementara dihentikan sampai ada kajian dan keputusan lebih lanjut,” tegas Andreas.

Menurutnya, kewenangan izin memang berada di tingkat provinsi, namun Pemerintah Kabupaten Sukabumi tetap mengambil langkah cepat yaitu menghentikan sementara aktivitas tambang PT Golden.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas diwawancara awak media usai kunker ke perusahaan tambang PT Golden / Foto: Istimewa
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas diwawancara awak media usai kunker ke perusahaan tambang PT Golden / Foto: Istimewa

“Tadi saya sudah pastikan untuk ambil kebijakan sementara. Kita tunggu hasil kajian dari pihak Provinsi Jawa Barat,” sambungnya.

Baca: https://mediaaksara.id/peduli-warga-terdampak-bencana-dandim-0622-kab-sukabumi-bersama-donatur-salurkan-ratusan-paket-sembako/

Ia menambahkan, tim dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat juga telah turun langsung untuk melakukan investigasi. “Kita ingin pembuktian menyeluruh untuk mengetahui sumber pasti penyebab banjir lumpur ini,” ujarnya.

Direktur Utama PT Golden, Lauw Lanny Farida, menyampaikan perusahaannya telah memberikan penjelasan kepada berbagai pihak, termasuk TNI, saat bencana terjadi. Ia juga menegaskan pihaknya turut membantu evakuasi warga dan menurunkan alat berat ke lapangan.

“Saya ditelpon Pak Dandim saat kejadian, minta bantuan karena ada warga dan kendaraan terjebak. Kami langsung siapkan alat berat,” ujar Lauw.

Baca: https://mediaaksara.id/pln-di-tengah-bencana-pasokan-listrik-pajampangan-berangsur-pulih/

Ia membantah bahwa banjir lumpur sepenuhnya disebabkan oleh aktivitas tambang PT Golden. “Kami sudah menelusuri dari hulu ke hilir sungai. Kalau masyarakat menuding, ya silakan saja. Tapi kami juga sudah menurunkan tim dan mempekerjakan warga untuk menangani longsoran,” tambahnya.

Lauw juga menyatakan pihaknya tidak pernah melarang warga melakukan penambangan tradisional. Bahkan, ia sempat menawarkan solusi agar hasil tambang warga bisa lebih terorganisir.

“Saya terbuka untuk solusi bersama. Tapi saya juga tidak ingin disalahkan atas hal-hal yang bukan tanggung jawab saya,” tutupnya.

 

Reporter: De / A.Tpk

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Operasi Jaran Lodaya 2026, Polres Sukabumi Bongkar Dua Kasus Curanmor dan Tangkap Tiga Pelaku

Kabar Daerah

Diduga Cemari Sungai Cimandiri, Limbah SPPG Bantarkalong Sukabumi Dikeluhkan Warga hingga Sebabkan Ikan Mati

Kabar Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Pengakuan Pelajar Ini Jadi Alarm bagi Dunia Pendidikan

Kabar Daerah

PWI Kabupaten Sukabumi Perkuat Soliditas Organisasi Lewat Silaturahmi Iduladha dan Semangat MASAGI

Kabar Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua PWI Sukabumi Ajak Pers dan Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan untuk Indonesia Emas 2045

Kabar Daerah

HUT Ke-3 Elviana Net Meriah, Warga Padati Jampangtengah dan Nikmati Beragam Layanan Sosial

Kabar Daerah

Heboh Bola Api Melintas di Langit Sukabumi, Warga Cikembar Ramai-ramai Rekam Fenomena Misterius

Kabar Daerah

ASN Pemkab Sukabumi Ramaikan Road to ASN Run 2026, Dorong Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Birokrasi