Home / Peristiwa

Minggu, 5 Oktober 2025 - 19:29 WIB

Arus Deras Sungai Cimandiri Telan Dua Bocah di Warungkiara, Pencarian Dilanjutkan Besok

Tim gabungan pencarian dua anak korban tenggelam di sungai cimandiri Warungkiara memutuskan proses pencarian akan dilanjutkan besok pagi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Dua anak laki-laki dilaporkan hilang diduga tenggelam di aliran Sungai Cimandiri, tepatnya di wilayah Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (5/10/2025) siang. Hingga menjelang malam, tim gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah desa, dan rel@wan masih melakukan pencarian, namun kedua korban belum ditemukan.

Korban diketahui bernama Jidan (12) dan Arka (12), warga Kampung Ciawi, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara. Mereka dikabarkan tenggelam s@at mandi dan bermain bola di sungai bersama dua rekannya.

Menurut keterangan Kepala Dusun Cigadog, Farel, peristiwa bermula ketika empat anak, yaitu Arka, Jidan, Ramdan, dan Boyok mandi sambil bermain bola plastik di Sungai Cimandiri sekitar pukul 11.00 WIB. Sekitar pukul 11.45 WIB, dua anak di ant@ranya tiba-tiba menghilang dari permukaan air.

Baca: https://mediaaksara.id/pt-citimu-ajukan-pembaruan-hgu-700-hektare-dinas-pertanian-sukabumi-ungkap-hasil-penilaian/

“Kedua anak awalnya mandi sambil bermain bola. Namun tak lama, teman-temannya menyadari Arka dan Jidan tidak muncul lagi. Mereka langsung berlari ke k@mpung dan melapor ke warga,” ujar Farel kepada Mediaaksara.id, Minggu (5/10/2025).

Setelah laporan diterima, warga bersama perangkat desa segera melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun hingga sore h@ri, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena arus sungai deras dan air keruh.

“Sejak siang tim gabungan dari TNI, relawan, dan masyarakat terus menyisir area sung@i. Namun kondisi medan sulit dan arus kuat, sehingga pencarian dilanjutkan besok pagi,” tambah Farel.

Baca:https://mediaaksara.id/kesbangpol-sukabumi-sinergi-tim-pora-efektif-tekan-pelanggaran-wna-dan-cegah-tppo/

Upaya pencarian juga melibatkan unsur Forkopimcam Warungkiara, perangkat desa Bantarkalong dan Hegarmanah, Relawan M@ntap 03, Tagana, serta P2BK Warungkiara, yang menyusuri sepanjang aliran sungai menggunakan peralatan sederhana.

Pemerintah desa mengimbau masyarakat, terutama anak-anak, agar tidak mandi atau bermain di sungai mengingat kondisi cuaca tidak menentu dan debit air Sungai Cim@ndiri yang meningkat dalam beberapa hari terakhir.

“Kami sangat berharap kedua anak ini segera ditemukan dalam keadaan apa pun. Semoga keluarga diberi ketabahan dan proses penc@rian besok berjalan lancar,” tutup Farel.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Laka Truk Bermuatan Sekam Terguling di Tanjakan Baeud, Jalur Ekstrem Jalan Nasional Kembali Makan Korban

Peristiwa

Tragedi Santri 14 Tahun Diduga Tewas Jatuh dari Lantai Dua Ponpes Parakansalak

Peristiwa

Jembatan Penghubung Ambruk Diterjang Banjir, Akses Warga Sukabumi Lumpuh Total

Peristiwa

Modus Beli Kuota, Uang Rp15 Juta Raib! Aksi Pencuri di Konter HP Sukabumi Terekam CCTV

Peristiwa

Terbongkar! Ribuan Pil Tramadol Siap Edar di Sukabumi, Dua Pemuda Pendatang Ditangkap, Bandar Masih DPO

Peristiwa

Longsor Sukalarang Tewaskan Satu Warga, BPBD Sukabumi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Rumah Warga di Kabandungan Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting Listrik Jadi Pemicu

Peristiwa

Modus Galon Terbongkar! 272 Liter Pertalite Ilegal Disikat Polisi di Sukabumi